Mengenal Prinsip Dasar Akhlak dalam Islam

republika.co.id
1 jam lalu
Cover Berita

REPUBLIKA.CO.ID, DEPOK – Kata “Akhlak” berasal dari bahasa arab yaitu ” Al-Khulk ” yang berarti tabeat, perangai, tingkah laku, kebiasaan, kelakuan. Menurut istilahnya, akhlak ialah sifat yang tertanam di dalam diri seorang manusia yang bisa mengeluarkan sesuatu dengan senang dan mudah tanpa adanya suatu pemikiran dan paksaan berdasarkan prinsip dasar manusia.

“Prinsip dasar menyangkut akhlak dalam islam itu adalah letakkan segala sesuatu pada tempatnya, kalau anda tidak menempatkan sesuatu pada tempatnya yang semestinya maka anda tidak berakhlak,” kata Prof Quraish Shihab dikutip dari akun Youtube Pribadinya

Baca Juga
  • Viral Siswa SMP di Indramayu Dikeluarkan dari Sekolah Akibat Belum Bisa Baca, Disdik Beri Penjelasan
  • Fajar/Fikri Ubah Strategi untuk Singkirkan Ganda Inggris, Melangkah ke Semifinal Japan Open 2026
  • Working Holiday Visa Australia Makin Diburu, Ini yang Harus Disiapkan

Prof Quraish Shihab menjelaskan, manusia harus berakhlak kepada sesama manusia. Akhlak kepada sesama manusia bermacam-macam contohnya seperti, akhlak kepada orang tua, kepada anak, kepada istri, kepada pembantu, kepada diri sendiri, bahkan akhlak kepada jalanan.

Salah satu contoh menempatkan sesuatu pada tempatnya ada dalam hadist riwayat Bukhari dan Muslim Nabi Muhammad SAW bersabda: “Jauhilah dari duduk-duduk di jalan!. Para sahabat berkata: “wahai Rasulullah, kegiatan kami duduk (di jalan) berkumpul ya hanya (di pinggir jalan) itu. Kami bisa bercengkerama saat itu. Rasulullah Saw. lalu bersabda: “Kalau kalian memang sulit berpindah dari berkumpul (seperti itu), maka berikan kepada jalanan itu haknya.” Para sahabat bertanya lagi: “Apa hak dari jalan itu wahai Rasulullah ?

.rec-desc {padding: 7px !important;}

Rasul menjawab : menundukkan pandangan, tidak menyakiti, membalas salam, menyampaikan kebaikan, melarang kemungkaran.

Selain berakhlak kepada sesama manusia, terdapat akhlak yang harus dilakukan sebagai umat muslim dan yang paling penting dalam ajaran Islam, yaitu berakhlak kepada Allah SWT merupakan kewajiban yang harus diingat.

“Yang terpokok menyangkut akhlak terhadap Allah SWT, jangan pernah menduga atau terlintas dalam benak anda bahwa ada sekutu baginya, sesungguhnya mempersekutukan Allah itu adalah kezhaliman,” ujar Prof Quraish Shihab. 

.img-follow{width: 22px !important;margin-right: 5px;margin-top: 1px;margin-left: 7px;margin-bottom:4px}
Ikuti Whatsapp Channel Republika
.img-follow {width: 36px !important;margin-right: 5px;margin-top: -10px;margin-left: -18px;margin-bottom: 4px;float: left;} .wa-channel{background: #03e677;color: #FFF !important;height: 35px;display: block;width: 59%;padding-left: 5px;border-radius: 3px;margin: 0 auto;padding-top: 9px;font-weight: bold;font-size: 1.2em;} @font-face { font-family: "LPMQ"; src: url("https://static.republika.co.id/files/alquran/LPMQ-IsepMisbah.ttf") format("truetype"); font-weight: normal; font-style: normal } .arabic-text { font-family: "LPMQ"; font-weight: normal !important; direction: rtl; text-align: right; font-size: 2.5em !important; line-height: 49px !important; }

Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Pasangan Artis Korea Bae Nara dan Han Jae Ah akan Segera Menikah
• 17 jam lalu
0
thumb
Tak Cukup Dikorupsi, BGN Era Dadang Punya Utang Rp1,6 T, Termasuk Nunggak Sendok
• 2 jam lalu
0
thumb
Kebakaran Melanda Sebuah Rumah di Jakarta Barat
• 2 jam lalu
0
thumb
Selangkah Lagi Spanyol Torehkan Rekor Gila di Piala Dunia 2026
• 13 jam lalu
0
thumb
Rooney Setuju FA Pertahankan Tuchel, Kecuali Guardiola Bersedia Melatih Timnas Inggris
• 2 jam lalu
0
Berhasil disimpan.