Bupati Jeje Sebut Koperasi Bakal jadi Penggerak Kemandirian Ekonomi di Jawa Barat

republika.co.id
2 jam lalu
Cover Berita

REPUBLIKA.CO.ID, BANDUNG BARAT -- Bupati Bandung Barat Jeje Ritchie Ismail menyebutkan, kehadiran Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) akan berperan sebagai motor penggerak kemandirian ekonomi masyarakat. Koperasi itu dirancang sebagai agregator tunggal dan pusat penggerak ekonomi kerakyatan untuk memotong rantai distribusi, memberantas rentenir, serta menyalurkan barang subsidi.

"antinya koperasi akan berperan sebagai motor penggerak kemandirian ekonomi masyarakat. Hal itu juga demi memastikan pertumbuhan ekonomi berjalan dari bawah ke atas bukan sebaliknya," kata Jeje

usai menghadiri Seminar Nasional Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih di Gedung Sasana Kriya, Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Jakarta Timur yang diinisiasi Kementerian Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal, Kamis (16/7/2026).

Jeje mengatakan, koperasi adalah soko guru perekonomian bangsa yang harus kita hidupkan kembali marwahnya, mulai dari tingkat desa dan kelurahan. Melalui momentum Koperasi Desa Merah Putih ini, pemerintah berkomitmen penuh untuk terus membina dan memfasilitasi koperasi-koperasi di wilayah kami agar naik kelas, berdaya saing. 

"Serta menjadi motor utama dalam mewujudkan kedaulatan ekonomi rakyat," ucap Jeje.

Loading...
.img-follow{width: 22px !important;margin-right: 5px;margin-top: 1px;margin-left: 7px;margin-bottom:4px}
Ikuti Whatsapp Channel Republika
.img-follow {width: 36px !important;margin-right: 5px;margin-top: -10px;margin-left: -18px;margin-bottom: 4px;float: left;} .wa-channel{background: #03e677;color: #FFF !important;height: 35px;display: block;width: 59%;padding-left: 5px;border-radius: 3px;margin: 0 auto;padding-top: 9px;font-weight: bold;font-size: 1.2em;} @font-face { font-family: "LPMQ"; src: url("https://static.republika.co.id/files/alquran/LPMQ-IsepMisbah.ttf") format("truetype"); font-weight: normal; font-style: normal } .arabic-text { font-family: "LPMQ"; font-weight: normal !important; direction: rtl; text-align: right; font-size: 2.5em !important; line-height: 49px !important; }

Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Wabah Ebola di Republik Demokratik Kongo Capai 2.011 Kasus, Total 754 Orang Meninggal Dunia
• 16 jam lalu
0
thumb
Geliat Trio Saham Hapsoro, Stock Split dan Harapan Turnaround Jadi Sorotan
• 20 jam lalu
0
thumb
Menteri PPPA & Kepala BPS Apresiasi Pemberdayaan PNM pada Usaha Ekonomi Sirkular
• 13 jam lalu
0
thumb
Bappenas Bakal Luncurkan Dokumen Status Keanekaragaman Hayati, Siap Jadi Rujukan Perencanaan Pembangunan
• 2 jam lalu
0
thumb
Sampah-sampah Dilalap Api dari Depok hingga Gunung Putri
• 9 jam lalu
0
Berhasil disimpan.