TABLOIDBINTANG.COM - Di usianya yang baru 16 tahun, Arsyilla Friska Aisha Farhana tak hanya aktif sebagai model, tetapi juga terus mengembangkan kemampuan di bidang musik dan bahasa. Di tengah kesibukan sebagai pelajar, ia kini tengah mempersiapkan diri mengikuti lomba piano klasik yang akan digelar di Bandung pada Agustus mendatang.
Siswi SMM Martadinata Bandung itu mengatakan, aktivitasnya saat ini cukup padat. Selain menjalani pemotretan dan kegiatan modeling, Friska juga rutin mengikuti kursus piano di Forte Yamaha Bandung. "Selain itu Friska juga belajar bahasa Inggris dan Jepang, serta menjalani pemotretan," ujarnya.
Menurut Friska, sistem pembelajaran homeschooling yang diterapkan di sekolahnya membuat dirinya lebih mudah mengatur waktu antara pendidikan dan karier.
Ia menjelaskan, jadwal sekolah dijalani setiap Senin, Kamis, dan Jumat. Sementara Sabtu dan Minggu dimanfaatkan untuk mengikuti sekolah modeling. Dengan pembagian waktu tersebut, ia merasa tetap memiliki kesempatan mengembangkan bakat di dunia modeling maupun musik.
"Karena sekolahnya homeschooling, jadi lebih mudah membagi waktu. Friska masih punya banyak waktu untuk mengembangkan bakat di bidang modeling dan musik," katanya.
Ketertarikan Friska terhadap dunia modeling berawal sejak masih berusia enam tahun. Saat itu ia melihat pertunjukan fashion show di sebuah pusat perbelanjaan dan langsung tertarik untuk mencoba.
Sejak saat itu, ia bergabung dengan EI Models Sumedang. Memasuki usia sembilan tahun, Friska mulai aktif mengikuti berbagai ajang modeling dan fashion show di Jakarta, termasuk kompetisi tingkat nasional hingga internasional di bawah bimbingan Anton Child. Kini, ia melanjutkan pendidikan modeling di Revi Model Akademik (RMA) Bandung.
"Awalnya Friska melihat fashion show di mal, lalu tertarik belajar modeling. Sejak itu terus mengikuti berbagai kompetisi sampai sekarang," tuturnya.
Bagi Friska, alasan terjun ke dunia modeling bukan semata karena menyukai dunia fesyen. Ia mengaku senang mengenakan berbagai busana dengan desain yang beragam dan menikmati tampil di atas panggung. Seiring waktu, pengalaman tersebut membentuk kepercayaan diri sekaligus cita-citanya menjadi model profesional.
"Friska ingin menjadi model profesional yang bisa memberikan manfaat bukan hanya untuk diri sendiri, tetapi juga keluarga dan orang banyak," ungkapnya.
Di balik perjalanan kariernya, sosok sang ibu menjadi orang yang paling berjasa. Mulai dari mencarikan tempat belajar modeling hingga menyiapkan berbagai kebutuhan saat mengikuti lomba, fashion show, maupun sesi pemotretan.
"Mama yang paling mendukung karier Friska. Beliau selalu menyiapkan semuanya untuk kegiatan modeling," katanya.





Komentar (0)