Wamendagri Bima Arya Dorong Sesi Berbagi Ilmu Antar Kepala Daerah

republika.co.id
7 jam lalu
Cover Berita
REPUBLIKA.CO.ID, LOMBOK BARAT, – Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Bima Arya Sugiarto menekankan pentingnya menyediakan lebih banyak kesempatan bagi para kepala daerah untuk bertukar gagasan dan saling belajar dalam menghadapi tantangan tata kelola pemerintahan daerah. Hal ini disampaikannya dalam pertemuan Asosiasi Pemerintah Provinsi Seluruh Indonesia (APPSI) di Aruna Senggigi, Kabupaten Lombok Barat, Nusa Tenggara Barat, pada Rabu lalu.

Bima Arya menyatakan bahwa para gubernur dan pemimpin daerah lainnya seharusnya lebih sering bertemu untuk berbagi pengalaman serta praktik terbaik. Menurutnya, interaksi semacam ini akan membantu mereka memperkuat kepemimpinan sekaligus menginspirasi rekan-rekan sejawat di seluruh Indonesia.

“Sesi berbagi harus lebih sering diadakan. Solidaritas dan kesempatan berinteraksi antar kepala daerah itu penting. Pertemuan seperti yang diselenggarakan oleh APPSI dapat mendorong para kepala daerah untuk saling menginspirasi dan memunculkan refleksi,” ujar Bima dalam keterangan yang diterima di Jakarta, Jumat.

Beban Emosional dan Tekanan Kebijakan

Menurut Bima, pertemuan antar kepala daerah sangat krusial untuk memperkuat solidaritas di tengah tantangan tata kelola pemerintahan yang semakin kompleks. Ia mencatat bahwa para pemimpin daerah saat ini menghadapi berbagai tekanan.

Tekanan tersebut mencakup penyesuaian terhadap transfer fiskal dari pemerintah pusat serta tanggung jawab untuk memenuhi janji-janji kampanye. Selain itu, mereka juga dituntut untuk bekerja dalam lingkungan di mana hampir setiap keputusan kebijakan menjadi sorotan publik yang ketat.

.rec-desc {padding: 7px !important;}

“Beban emosional yang dipikul oleh para kepala daerah tidaklah ringan. Tekanan datang dari berbagai arah,” tegasnya.

Pertemuan tersebut turut dihadiri oleh Gubernur Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhannas) Ace Hasan Syadzily, Ketua Purnomo Yusgiantoro Center (PYC) Filda C. Yusgiantoro, Ketua Dewan Pengawas PYC Inka B. Yusgiantoro, Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Kementerian Dalam Negeri Sugeng Hariyono, serta para gubernur anggota APPSI dan pejabat pemerintah lainnya.

Konten ini diolah dengan bantuan AI.

.img-follow{width: 22px !important;margin-right: 5px;margin-top: 1px;margin-left: 7px;margin-bottom:4px}
Ikuti Whatsapp Channel Republika
.img-follow {width: 36px !important;margin-right: 5px;margin-top: -10px;margin-left: -18px;margin-bottom: 4px;float: left;} .wa-channel{background: #03e677;color: #FFF !important;height: 35px;display: block;width: 59%;padding-left: 5px;border-radius: 3px;margin: 0 auto;padding-top: 9px;font-weight: bold;font-size: 1.2em;}
sumber : antara
@font-face { font-family: "LPMQ"; src: url("https://static.republika.co.id/files/alquran/LPMQ-IsepMisbah.ttf") format("truetype"); font-weight: normal; font-style: normal } .arabic-text { font-family: "LPMQ"; font-weight: normal !important; direction: rtl; text-align: right; font-size: 2.5em !important; line-height: 49px !important; }

Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Hotman: Rumah Sentul Bukan Milik Febrie, Dikuasai Don Ritto Sejak 2022
• 13 jam lalu
0
thumb
Kapan CPNS 2026 Dibuka? Simak Jadwal dan Penjelasannya
• 19 jam lalu
0
thumb
5 Daerah di Jateng Berpotensi Hujan Ringan di Tengah Kemarau
• 23 jam lalu
0
thumb
Pesan Kapolda Untuk Pengamanan Demo Mahasiswa: Humanis-Satu Komando
• 22 jam lalu
0
thumb
Mbappe Berpeluang Salip Messi, Intip Daftar Top Skor Piala Dunia 2026
• 18 jam lalu
0
Berhasil disimpan.