3 Napiter Eks JI Berikrar Setia Kepada NKRI

jpnn.com
19 jam lalu
Cover Berita

jpnn.com, SEMARANG - Sebanyak tiga narapidana tindak pidana terorisme (napiter) berikrar setia kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas I Semarang, Jawa Tengah, Jumat (17/7).

Ketiga napiter tersebut bernama Somdani, Saryanto, dan Mulyanto.

BACA JUGA: Refleksi Satu Tahun Pembubaran Jamaah Islamiyah, Jalan Transformasi Menuju Wasatiah

Mereka, sebelumnya terlibat dalam jaringan Jamaah Islamiyah (JI). Ikrar ini merupakan langkah menyusul sejumlah pimpinan mereka yang berikrar setelah membubarkan JI pada  2024.

Somdani mengaku perubahan pemahaman yang dialaminya merupakan hasil dari proses pembinaan yang diterimanya selama menjalani masa pidana.

BACA JUGA: Densus 88 Bubarkan Jamaah Islamiyah, Ormas yang Pernah Ledakkan HKBP Hangtuah Pekanbaru

Dia menjelaskan berbagai kegiatan pembinaan kepribadian, keagamaan, dan wawasan kebangsaan yang diberikan secara berkelanjutan telah membuka cara pandangnya terhadap kehidupan berbangsa dan bernegara.

“Pembinaan yang kami terima membuat pemikiran kami lebih terbuka,” ujar Somdani.

BACA JUGA: Eks Napiter Ajak Komunitas Mantan Anggota JI Menjaga Kondusifitas Nataru

Selain pembinaan kepribadian, Somdani juga memperoleh pelatihan kemandirian selama berada di Lapas Kelas I Semarang.

Bekal tersebut rencananya akan dimanfaatkan untuk membuka usaha peternakan bersama keluarga setelah bebas nanti.

“Kami mendapatkan banyak pemahaman yang mengarahkan kami untuk menjadi lebih baik dan kembali mencintai NKRI,” tuturnya.

Kini, Somdani menjalani pidana penjara selama empat tahun, sedangkan Saryanto dan Mulyanto masing-masing hukuman enam tahun.

Kepala Bidang Pelayanan dan Pembinaan Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Jawa Tengah Hasan Basri mengatakan ikrar setia NKRI dilakukan setelah ketiga napiter itu meninggalkan paham radikalisme yang selama ini mereka anut.

“Ikrar ini merupakan langkah besar menuju pemulihan dan reintegrasi sosial. Keputusan mereka untuk kembali kepada NKRI menunjukkan bahwa proses pembinaan berjalan dengan baik dan memberikan dampak positif,” ujar Hasan.

Menurutnya, ikrar setia NKRI menjadi bukti nyata keberhasilan program pembinaan dan deradikalisasi yang selama ini dijalankan secara berkelanjutan.

“Kami berharap mereka dapat istiqamah dengan keputusan yang telah diambil, menjaga lingkungan pergaulan, dan menjadi pribadi yang lebih baik ketika kembali ke tengah masyarakat,” katanya. (ink/jpnn)


Redaktur : Friederich Batari
Reporter : Wisnu Indra Kusuma


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Pelaku Utama Penganiayaan dan Penyekapan Pacar di Cikarang Ditangkap!
• 1 jam lalu
0
thumb
Pemkab Karawang dan LKBN ANTARA mantapkan kolaborasi publikasi
• 20 jam lalu
0
thumb
Menkeu Purbaya Temui Kadin DIY, Bahas Investasi-Penguatan UMKM di Yogya
• 21 jam lalu
0
thumb
Tantangan Industri Otomotif di Tengah Implementasi Mandatori B50
• 16 jam lalu
0
thumb
Harga tiga jenama emas di Pegadaian kompak naik pada Sabtu
• 4 jam lalu
0
Berhasil disimpan.