Presiden Prabowo Subianto menyebut TNI-Polri saat ini sudah ikut ambil bagian dalam program ketahanan pangan. Hal ini membuktikan bahwa TNI-Polri tak hanya berperan dalam menjaga pertahanan dan keamanan.
Hal itu disampaikan Prabowo dalam acara Panen Raya di Lanud Abdulrachman Saleh, Malang, Jumat (17/7).
"Dua bulan lalu, tepatnya 16 Mei 2026, kita menyaksikan panen raya jagung bersama Polri. Hari ini kita menyaksikan panen raya TNI. Ada tebu, ada kedelai, ada padi. Ini menunjukkan bahwa TNI dan Polri tidak hanya merupakan penjaga pertahanan dan keamanan negara," kata Prabowo.
Ia menambahkan, TNI-Polri saat ini juga sudah menjadi bagian yang tidak dapat dipisahkan dari rakyat. Sebab, menurut Prabowo, TNI-Polri sudah menjadi anak kandung rakyat.
Prabowo menegaskan, TNI-Polri juga mesti peka terhadap kesulitan-kesulitan yang dihadapi rakyat.
"TNI dan Polri adalah bagian yang tidak bisa dipisahkan dari rakyat Indonesia. TNI dan Polri adalah anak kandung rakyat. TNI dan Polri harus selalu bersama rakyat, di tengah-tengah rakyat. Kesulitan rakyat adalah kesulitan TNI dan Polri," ujar Prabowo.
"Selama ada rakyat yang hidupnya susah, itu adalah kewajiban semua komponen untuk bersatu, untuk bahu-membahu, berbuat langkah-langkah yang benar, langkah-langkah yang besar, langkah-langkah yang nyata untuk mengatasi kesulitan-kesulitan rakyat itu," tuturnya.






Komentar (0)