Investasi Hilirisasi Tembus Rp 300,1 Triliun, Didominasi Sektor Mineral

katadata.co.id
20 jam lalu
Cover Berita

Program hilirisasi masih menjadi salah satu penggerak utama investasi di Indonesia. Sepanjang semester I 2026, hampir sepertiga dari total realisasi investasi nasional berasal dari proyek-proyek hilirisasi, menunjukkan tingginya minat investor terhadap pengembangan industri pengolahan di dalam negeri.

Menteri Investasi dan Hilirisasi Rosan Roeslani menyampaikan realisasi investasi Indonesia sepanjang semester I 2026 mencapai Rp 1.010,6 triliun atau 49,5% dari target investasi tahun ini senilai Rp 2.041,3 triliun. Nilai itu tumbuh 7,2% dibandingkan periode yang sama tahun lalu dan menyerap 1.448.862 tenaga kerja.

Berdasarkan data Kementerian Investasi dan Hilirisasi/BKPM, investasi hilirisasi masih didominasi oleh penanaman modal asing (PMA) yang mencapai Rp 212,8 triliun atau 70,9% dari total investasi hilirisasi. Sementara itu, penanaman modal dalam negeri (PMDN) tercatat sebesar Rp 87,3 triliun atau sekitar 29,1%.

Dari sisi sektor usaha, investasi hilirisasi masih didominasi industri pengolahan mineral dengan total mencapai Rp 206,5 triliun. Komoditas yang paling banyak menyerap investasi meliputi:

  • Nikel: Rp 71 triliun
  • Bauksit: Rp 53,8 triliun
  • Tembaga: Rp 37,4 triliun
  • Besi baja: Rp 30,2 triliun
  • Pasir silika: Rp 5,9 triliun
  • Komoditas mineral lainnya: Rp 8,2 triliun 

Selain mineral, investasi hilirisasi juga mengalir ke sektor lain, yakni:

  • Perkebunan dan kehutanan: Rp 54,4 triliun
  • Minyak dan gas bumi: Rp 35,4 triliun
  • Perikanan dan kelautan: Rp 3,8 triliun 

Lima provinsi dengan realisasi investasi hilirisasi terbesar pada Semester I 2026 adalah:

  • Sulawesi Tengah: Rp 56,1 triliun
  • Maluku Utara: Rp 53,9 triliun
  • Jawa Barat: Rp 25,8 triliun
  • Nusa Tenggara Barat: Rp 23,5 triliun
  • Jawa Timur: Rp 17,5 triliun 

“Di tengah tantangan geopolitik maupun geoekonomi di dunia, alhamdulillah komitmen dari para investor untuk berinvestasi langsung di Indonesia ini masih in line dengan target yang dicanangkan,” kata Rosan dalam konferensi pers di Istana Merdeka Jakarta, pada Kamis (16/7).


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
KPK Tolak Laporan Gratifikasi Menhut Raja Juli terkait Kasus Bupati Kuansing
• 15 jam lalu
0
thumb
600 Kilometer Diterobos! Drone Ukraina Hantam Markas Pembom Nuklir Rusia, Moskow Kembali Terguncang
• 23 jam lalu
0
thumb
Dari MPLS Ramah Menuju Ekosistem Budaya Sekolah Aman dan Nyaman
• 3 jam lalu
0
thumb
Investigasi Ledakan di Madiun Harus Sentuh Kondisi Gudang hingga Usia Amunisi
• 23 jam lalu
0
thumb
Warga Belanda Berbondong-bondong Beri Reaksi usai Dengar Mees Hilgers Bakal Didepak FC Twente
• 5 jam lalu
0
Berhasil disimpan.