BRIN Dorong Teknologi Pirolisis untuk Ubah Sampah Plastik Menjadi Bahan Bakar Bernilai Ekonomi

pantau.com
1 jam lalu
Cover Berita

Pantau - Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) mendorong pemanfaatan teknologi pirolisis sebagai solusi inovatif dalam pengelolaan sampah plastik bernilai rendah sekaligus mendukung penyusunan kebijakan berbasis bukti menuju sistem pengelolaan sampah yang berkelanjutan.

Peneliti Pusat Riset Sistem Industri dan Manufaktur Berkelanjutan BRIN Heru Susanto mengatakan Indonesia menghasilkan sekitar 38 juta ton sampah pada 2024, dengan sekitar 19 hingga 20 persen berupa sampah plastik bernilai rendah seperti kantong plastik, kemasan makanan, dan styrofoam yang sulit didaur ulang melalui metode konvensional.

Ia mengungkapkan, "Melalui teknologi pirolisis, sampah plastik bernilai rendah tersebut dapat dikonversi kembali menjadi bahan bakar yang bernilai ekonomi. Teknologi ini menjadi salah satu solusi alternatif untuk mengurangi beban pengelolaan sampah sekaligus mendorong ekonomi sirkular."

Petasol Telah Diterapkan di Lebih dari 60 Lokasi

Heru menjelaskan BRIN telah mengembangkan bahan bakar minyak terbarukan setara solar bernama Petasol yang telah mencapai tingkat kesiapterapan teknologi (Technology Readiness Level/TRL) 8–9.

Teknologi tersebut telah diterapkan di lebih dari 60 lokasi di Indonesia dengan indeks kelayakan teknis mencapai 87 persen dan periode balik modal sekitar 2,4 tahun.

Emisi Lebih Rendah dari Metode Konvensional

BRIN menyebut hasil pengujian menunjukkan emisi dari teknologi pirolisis masih berada di bawah baku mutu lingkungan.

Berdasarkan kajian Life Cycle Assessment (LCA), emisi teknologi pirolisis mencapai sekitar 315 kilogram CO₂ ekuivalen per ton atau hingga lima kali lebih rendah dibandingkan metode open dumping, open burning, maupun insinerasi konvensional.

Heru mengatakan hasil riset tersebut diharapkan dapat direplikasi di berbagai daerah untuk mendukung target Indonesia bebas sampah.

BRIN juga menyebut pengembangan teknologi pirolisis sejalan dengan arahan Presiden Prabowo Subianto yang meminta pemerintah pusat dan daerah konsisten memperkuat penanganan sampah serta pengelolaan lingkungan secara berkelanjutan.


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Usai Kebakaran TPA Cipayung, Truk Sampah yang Terkena Panas Api Kembali Beroperasi
• 43 menit lalu
0
thumb
Kursumawati, BRILink Agen Inspiratif Penggerak Literasi dan Inklusi Keuangan di Serbalawan Sumut
• 7 jam lalu
0
thumb
ASN Boleh Naik Pangkat Melebihi Atasan, Antara Penguatan Merit dan Tantangan Hierarki
• 6 jam lalu
0
thumb
Adhyaksa FC Ganti Nama dan Pindah ke Kalteng Usai Promosi, Tunggu Persetujuan Kongres PSSI
• 19 jam lalu
0
thumb
DPR Pertanyakan Pengadaan Kipas Angin Rp 1,8 Triliun untuk Kopdes Merah Putih: di E-Commerce Rp 300 Ribuan per Unit
• 5 jam lalu
0
Berhasil disimpan.