Bea Cukai Semarang Bongkar Beragam Modus Peredaran BKC Ilegal, Nilai Barbuk Rp 21 Miliar

jpnn.com
1 jam lalu
Cover Berita

jpnn.com, SEMARANG - Bea Cukai Semarang berhasil mengungkap beragam modus peredaran barang kena cukai (BKC) ilegal, mulai dari modifikasi kendaraan pribadi, menyembunyikan rokok di bawah muatan penyamar, hingga memanfaatkan truk tangki tetes tebu.

Hasilnya, sepanjang semester I 2026, Bea Cukai Semarang telah melakukan 138 penindakan dengan nilai barang bukti alias barbuk hasil penindakan mencapai Rp 21,58 miliar.

BACA JUGA: Bea Cukai Kendari Selamatkan Potensi Negara Rugi Rp 2,93 Miliar dari 181 Penindakan

Kepala Kantor Bea Cukai Semarang Mochamad Syuhadak mengungkapkan perubahan modus operandi para pelaku menunjukkan semakin kompleksnya tantangan pengawasan di lapangan.

Menurut Syuhadak, para pelaku terus berupaya mencari celah agar distribusi rokok ilegal tidak terdeteksi petugas.

Salah satu modus yang banyak ditemukan adalah penggunaan kendaraan pribadi yang telah dimodifikasi pada bagian suspensi agar tetap terlihat normal meskipun mengangkut muatan rokok ilegal dalam jumlah besar.

Petugas juga menemukan rokok tanpa pita cukai yang disembunyikan di dalam kompartemen khusus di bawah tumpukan sampah plastik maupun buah kelapa untuk mengelabui pemeriksaan.

Tak hanya itu, modus yang paling menarik perhatian akhir-akhir ini adalah pemanfaatan truk tangki yang seharusnya digunakan untuk mengangkut tetes tebu.

Tangki tersebut sengaja dibuat dalam kondisi kering dan dimanfaatkan sebagai tempat penyimpanan jutaan batang rokok ilegal sehingga tampak seperti kendaraan pengangkut komoditas perkebunan.

"Transformasi modus operandi dari para pelaku adalah tantangan kami di lapangan. Namun, dengan sinergi intelijen dan pengawasan petugas di lapangan, seluruh bentuk kamuflase tersebut berhasil kami bongkar," ujar Syuhadak.

Keberhasilan membongkar berbagai modus tersebut tercermin dari capaian penindakan Bea Cukai Semarang hingga 30 Juni 2026.

Selama semester pertama tahun ini, petugas telah melakukan 138 penindakan di bidang cukai dengan 133 penindakan terkait hasil tembakau (HT), sedangkan 5 penindakan lainnya menyasar minuman mengandung etil alkohol (MMEA).

Dari penindakan di sektor hasil tembakau, Bea Cukai Semarang berhasil mengamankan 14.416.458 batang rokok ilegal jenis sigaret kretek mesin (SKM) dan sigaret putih mesin (SPM).

Barang hasil penindakan tersebut diperkirakan bernilai Rp 21,42 miliar dengan potensi kerugian negara yang berhasil diselamatkan mencapai Rp 13,96 miliar.

Pada sektor MMEA, petugas menyita 517,85 liter minuman mengandung etil alkohol berupa minuman golongan C dan arak.

Nilai barang yang diamankan mencapai Rp 165,4 juta dengan potensi kerugian negara yang berhasil dicegah sebesar Rp88,19 juta.

Secara keseluruhan, nilai barang hasil penindakan Bea Cukai Semarang selama semester pertama 2026 mencapai Rp 21,58 miliar. Dari capaian tersebut, potensi kerugian negara yang berhasil diselamatkan mencapai sekitar Rp 14,04 miliar.

Syuhadak menegaskan penindakan akan terus dioptimalkan seiring berkembangnya berbagai modus penyelundupan.

Dia juga mengajak pelaku usaha untuk menjalankan kegiatan usahanya sesuai ketentuan yang berlaku serta mengimbau masyarakat agar tidak membeli maupun mengedarkan barang kena cukai ilegal dan segera melaporkan kepada Bea Cukai apabila menemukan indikasi peredarannya di lingkungan sekitar. (mrk/jpnn)


Redaktur : Sutresno Wahyudi
Reporter : Sutresno Wahyudi, Sutresno Wahyudi


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Menhut Dorong Perdagangan Karbon untuk Perluas Investasi Penanaman dan Restorasi Hutan
• 10 jam lalu
0
thumb
Sinergi BUMN Diperkuat, Koperasi Desa Merah Putih Disiapkan Jadi Pusat Layanan dan Penggerak Ekonomi
• 54 menit lalu
0
thumb
Demo Mahasiswa Digelar di Jakarta Siang Hari Ini Jumat 17 Juli, 4.132 Personel Disiagakan
• 8 jam lalu
0
thumb
Danantara Resmi Diterima Jadi Anggota Sovereign Wealth Funds Global
• 9 jam lalu
0
thumb
Klasemen SEA V Cup 2026, Kamis 16 Juli: Baru Main, Timnas Voli Indonesia Langsung Sempurna di Puncak
• 22 jam lalu
0
Berhasil disimpan.