Wali Kota Surabaya Instruksikan Dishub Terapkan Rekayasa Lalin di Titik Rawan Macet

suarasurabaya.net
5 jam lalu
Cover Berita

Eri Cahyadi Wali Kota Surabaya menginstruksikan jajaran dinas perhubungan (dishub) untuk menerapkan rekayasa lalu lintas di titik rawan macet.

Dari hasil evaluasinya, Eri menyebut banyak titik kemacetan yang belum ditindaklanjuti dishub. Salah satunya kawasan Pakuwon Mall di  hingga Jalan Mayjen HR. Muhammad di Surabaya Barat.

“Hari ini teman-teman Dishub dan Satpol yang ada di ruas jalan, kalau di jam tertentu ketika macet harus membuat rekayasa lalu lintas. Jangan menunggu saya telepon,” katanya, Jumat (17/7/2026).

“Jangan seperti itu, kalau saya bilang segera diselesaikan ya dilakukan. Jangan enggak segera dilakukan, sampai akhirnya terjadi macet,” tambahnya.

Ia mencontohkan rekayasa arus lalu lintas dari Jalan Wali Kota Mustajab ke Jalan Gubeng Pojok yang saat terjadi kepadatan di jam-jam tertentu, pengendaranya dialihkan ke Jalan Jaksa Agung Suprapto.

“Dishub itu harus tahu titik yang rawan macet itu di mana, berdiri di sana, dikasih HT (handy talky). Jangan hanya berdiri saja, tapi nggak bawa HT, mulai hari ini kalau ada macet jangan hanya berdiri saja,” tegasnya.

Ia juga meminta jajaran Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya supaya bisa terus berinovasi, dan cepat memberikan solusi ketika terjadi suatu permasalahan di tengah masyarakat ke depannya.

“Saya berharap, mulai hari ini terjadi perubahan,” tutupnya. (lta/bil/ipg)


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Menkeu dan Sultan HB X Luncurkan 80 Unit Bekalista, Jadi Ikon Wisata Baru di Yogyakarta
• 9 jam lalu
0
thumb
Bantah Mutasi ASN, Menteri PU: Mutasi Adalah Hal Yang Biasa Terjadi
• 17 jam lalu
0
thumb
GKSR Sepakat Usulkan Parliamentary Threshold 1 Persen, Ferry Kurnia: Cegah Suara Terbuang!
• 21 jam lalu
0
thumb
KAI Hadirkan Standar Baru Customer Experience, Nyaman untuk Penumpang dari Semua Kalangan
• 3 jam lalu
0
thumb
Harga Emas Antam Turun Rp27.000, Kini Dibanderol Rp2,606 Juta per Gram
• 8 jam lalu
0
Berhasil disimpan.