JAKARTA, KOMPAS.com - Remaja penjual roti dan pelukis sketsa wajah di sekitaran Stasiun Sudirman, Jakarta Pusat, Muhammad Yusuf (16), akhirnya bisa kembali mengenyam pendidikan setelah sempat putus sekolah.
Pasalnya, ia mendapat bantuan pendidikan gratis dari Pemerintah Kota Jakarta Pusat usai bertemu dengan Wali Kota Jakarta Pusat Arifin.
Namun, alih-alih melanjutkan ke sekolah menengah atas (SMA) formal reguler, Muhammad memilih menempuh pendidikan kesetaraan Paket C di Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) Muslimin Kramat, Jakarta Pusat.
Baca juga: Harga Ayam Hidup di Peternak Ditetapkan Rp 19.500 Per Kg, Bagaimana Kondisi di Pasar?
"Iya saya bilang ke Pak Wali (Kota Jakarta Pusat) emang pengennya di PKBM, biar tetap ada waktu luang bisa buat tetap jualan bantu ibu," ungkap Muhammad saat dihubungi Kompas.com melalui telepon, Jumat (17/7/2026).
Instagram/arifinofficial Walikota Jakarta Pusat, Arifin saat menemui Muhammad Yusuf (16) remaja yang putus sekolah demi membantu sang ibu mencari uang dengan menjual roti dan membuka jasa sketsa wajah di Jakarta Pusat
Sebagai tulang punggung keluarga di usia remaja, Muhammad menyadari bahwa kebutuhan harian keluarganya akan terancam jika ia menghabiskan waktu dari pagi hingga sore di sekolah formal.
Dengan sistem belajar di PKBM, ia menargetkan bisa meraih ijazah setara SMA tanpa harus mengorbankan kegiatannya berjualan dan mencari uang.
"Jadi nanti setiap hari tetap pagi dan sore jualan di Sudirman, weekend juga tetap gambar sketsa di HI (Hotel Indonesia)," ucapnya.
Muhammad menjelaskan, skema pembelajaran di PKBM Muslimin Kramat yang akan ia jalani cukup fleksibel dan memungkinkan metode pembelajaran jarak jauh.
"Rencananya sih kayak bisa daring gitu, jadi ada pelajaran terus tugasnya daring dari rumah ngerjainnya. Terus ngumpulin tugasnya pas hari Jumat datang ke PKBM," jelasnya.
"Insyaallah tetap (bisa sambil jualan). Tetap di Stasiun Sudirman ke HI, cuma bisa sambil ngerjain tugas-tugas untuk ngejar ijazah Paket C," sambungnya.
Baca juga: Satpol PP Pungli Rp 300.000 di Jakut Pernah Disanksi Tak Digaji karena Mangkir Kerja
Sementara itu, Wali Kota Jakarta Pusat, Arifin, membenarkan dirinya telah menyambangi langsung kediaman Muhammad di wilayah Gang Sentiong, Senen, pada Kamis (16/7/2026) lalu.
Arifin menyampaikan, Muhammad sudah bisa langsung mulai bersekolah pada Senin (19/7/2026) pekan depan.
"Betul kemarin sudah bertemu. InsyaAllah hari Senin besok sudah bisa mulai kembali bersekolah di PKBM Muslimin Kramat," kata Arifin melalui pesan singkat.
Arifin memastikan bahwa Muhammad bisa langsung bersekolah tanpa perlu memusingkan urusan administrasi maupun beban biaya pendaftaran.
Komentar (0)