Bisnis.com, BATAM — Kepala BP Batam Amsakar Achmad bersama Wakil Kepala BP Batam Li Claudia Chandra meninjau progres pembangunan Sekolah Rakyat Merah Putih di Rempang, Selasa, guna memastikan seluruh tahapan pembangunan berjalan sesuai rencana.
Amsakar mengatakan pembangunan sekolah yang berdiri di atas lahan seluas 18,5 hektare itu saat ini memasuki tahap pembersihan lahan di kawasan Hak Pengelolaan Lahan (HPL) BP Batam.
Menurutnya, tahap awal tersebut menjadi fondasi penting sebelum proyek memasuki pekerjaan konstruksi berikutnya.
"BP Batam terus mengawal program prioritas nasional ini agar setiap tahapan berjalan secara terencana, aman, dan sesuai dengan standar teknis yang telah ditetapkan," ujar Amsakar, Kamis (16/7/2026).
Ia menjelaskan Sekolah Rakyat Merah Putih dirancang sebagai kawasan pendidikan terpadu yang menyediakan layanan pendidikan berkualitas tanpa dipungut biaya.
"Selain menjadi tempat belajar, sekolah tersebut juga diharapkan mampu membentuk karakter, meningkatkan kompetensi, dan melahirkan generasi yang memiliki daya saing," katanya.
Baca Juga
- Menteri PU Berharap Pembangunan Sekolah Rakyat di Dharmasraya Tuntas pada Juni 2026
- Kementerian PU Matangkan Perencanaan Pembangunan Sekolah Rakyat di Tanah Datar
- Ditjen Prasarana Strategis Alokasikan Rp26,3 Triliun untuk Bangun 100 Sekolah Rakyat pada 2027
Amsakar menambahkan pembangunan sekolah ini merupakan salah satu program yang mendapat perhatian khusus dari Presiden RI Prabowo Subianto sebagai bagian dari upaya memperluas akses pendidikan berkualitas.
"Perhatian Bapak Presiden menunjukkan komitmen pemerintah dalam memperluas akses pendidikan sebagai fondasi menuju Indonesia Emas 2045. Karena itu, pembangunan ini harus kita kawal bersama," katanya.
Sementara itu, Wakil Kepala BP Batam Li Claudia Chandra menegaskan percepatan pembangunan akan terus didorong melalui kolaborasi seluruh pemangku kepentingan, baik pemerintah maupun masyarakat.
Menurut Li, situasi yang aman dan kondusif menjadi faktor penting agar pembangunan dapat selesai sesuai target dan memberikan manfaat bagi masyarakat.
"Saya mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga kondusivitas sehingga pembangunan sekolah ini dapat berjalan lancar dan nantinya memberi manfaat besar bagi pendidikan anak-anak kita," ujarnya.
Li menilai investasi terbaik bagi masa depan bangsa adalah peningkatan kualitas sumber daya manusia melalui penyediaan sarana pendidikan yang memadai.
Ia berharap Sekolah Rakyat Merah Putih di Rempang dapat menjadi percontohan bagi pembangunan sekolah serupa di berbagai daerah di Indonesia sekaligus membuka akses pendidikan yang lebih luas bagi anak-anak, khususnya di Kota Batam, agar mampu mengembangkan potensi terbaiknya.






Komentar (0)