KPAI Nilai Kasus Bocah Tewas Dianiaya Ibu Tiri di Bekasi Termasuk Filisida

detik.com
9 jam lalu
Cover Berita
Jakarta -

Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) berkoordinasi dengan kepolisian untuk penanganan kasus bocah 4 tahun yang tewas diduga dianiaya oleh ibu tiri inisial DM (19) di Kabupaten Bekasi, Jawa Barat. KPAI menyebut kasus ini adalah filisida atau tindakan kekerasan ekstrem yang dilakukan orang tua menyebabkan anak meninggal dunia.

"Ini kasus filisida. KPAI berkoordinasi dengan Polresta Bekasi untuk penanganan kasus ini karena pelaku adalah ibu tiri," kata Komisioner KPAI Pengampu Kluster Kekerasan Fisik Psikis, Diyah Puspitarini, kepada wartawan, Jumat (17/7/2026).

Baca juga: Polisi Tegaskan Usut Tuntas Kasus Bocah Bekasi yang Tewas Dianiaya Ibu Tiri

Diyah mengatakan kasus filisida yang dilakukan oleh ibu sambung korban bisa terjadi atas beberapa faktor. Dia juga menyoroti pola asuh dan kesiapan ibu tiri.

"Maternal filisida terjadi karena faktor kurangnya dukungan dan emosional. Dan ditambah faktor ekonomi. Jelas ini karena pola asuh dan kesiapan ibu tiri juga," ucap dia.

Diyah mendorong agar penyebab kematian korban segera diungkap. Dia juga mendorong agar dilakukan autopsi jenazah korban.

"Hak anak yang sudah meninggal adalah mendapatkan kejelasan penyebab kematiannya. Memang sebaiknya diautopsi untuk anak yang meninggal dengan tidak wajar," kata Diyah.

Baca juga: Polisi Tunggu Persetujuan Keluarga Autopsi Bocah Disiksa Ibu Tiri di Bekasi




(lir/zap)


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Danantara Resmi Gabung Forum SWF Dunia, Apa Saja Manfaatnya?
• 5 menit lalu
0
thumb
PSS Sleman Panaskan Mesin, Pieter Huistra Senang Bergabungnya Akademi dalam Latihan Perdana
• 22 jam lalu
0
thumb
Cara Cek Nomor KK dan NIK KTP Online Paling Cepat, Hilang Jangan Panik
• 22 jam lalu
0
thumb
Cetak Kades Berkualitas, Kemendagri Gelar Program Kepala Desa Masuk Kampus
• 18 jam lalu
0
thumb
⁠Segini total hadiah uang yang akan diterima juara Piala Dunia 2026
• 8 jam lalu
0
Berhasil disimpan.