Liputan6.com, Jakarta - Komisi Nasional Anti Kekerasan terhadap Perempuan (Komnas Perempuan) mencatat DKI Jakarta dan Jawa Barat menjadi dua daerah dengan jumlah pengaduan kekerasan terhadap perempuan terbanyak hingga 30 Juni 2026. Sepanjang semester pertama tahun ini, Komnas Perempuan menerima 1.833 pengaduan atau rata-rata 10 laporan setiap hari.
Ketua Komnas Perempuan, Maria Ulfah Anshor mengatakan, berdasarkan data per 30 Juni 2026, DKI Jakarta mencatat jumlah pengaduan tertinggi dengan 561 kasus, disusul Jawa Barat sebanyak 457 kasus.
Advertisement
"Data per 30 Juni 2026, asal pengaduan terbanyak adalah dari DKI Jakarta dengan 561 kasus, kemudian Jawa Barat 457 kasus," ujar Maria dalam rapat dengar pendapat bersama Komisi XIII DPR di Jakarta, Kamis (16/7/2026).
Setelah itu, jumlah pengaduan terbanyak berasal dari Jawa Timur dengan 115 kasus, serta Banten dan Jawa Tengah yang masing-masing mencatat 109 kasus.
Maria menjelaskan, Komnas Perempuan membuka berbagai kanal pengaduan, mulai dari Bitly, email, layanan tatap muka, surat, WhatsApp, telepon, hingga media sosial. Dari seluruh kanal tersebut, pelaporan melalui platform digital menjadi yang paling banyak digunakan masyarakat.
Sepanjang 2026, Komnas Perempuan menerima 1.833 pengaduan. Dari jumlah itu, sebanyak 1.279 kasus dapat ditindaklanjuti, sedangkan 554 kasus tidak dapat diproses lebih lanjut.





Komentar (0)