Jakarta: Bulan Safar merupakan bulan kedua dalam kalender hijriah. Masih ada anggapan yang menilai bulan ini membawa kesialan.
Hal tersebut bertentangan dengan pandangan Islam. Seluruh bulan dalam kalender hijriah dipandang sebagai bulan mulia, termasuk bulan Safar.
“Tidak ada penyakit menular (dengan sendirinya), tidak ada thiyarah (ramalan buruk), dan tidak ada sial di bulan Safar” (HR. Bukhari dan Muslim).
Dalam bahasa arab, kata safar berarti kosong atau perjalanan. Penamaan merujuk pada momen saat masyarakat Arab meninggalkan rumah untuk berdagang atau berperang.
Sejarah mencatat berbagai peristiwa penting yang mempengaruhi peradaban Islam terjadi di bulan ini. Melansir dari NU Online, berikut daftar peristiwa yang terjadi di bulan Safar: 1. Pernikahan Rasulullah dengan Khadijah Menurut catatan ahli sejarah Islam (Ahl as-Siyar), pernikahan Rasulullah dengan Sayyidah Khadijah terjadi di bulan Safar saat Rasulullah berusia 25 tahun sebelum masa kenabian, sementara Khadijah berusia 40 tahun.
Peristiwa ini tertulis dalam syair Habib Abu Bakar al-‘Adni:
“Dimulai dengan pernikahan beliau dengan Sayyidah Khadijah al-Kubra di hari-hari bulan Safar, dan pernikahan itu berlangsung sebelum datang wahyu dari Allah (sebelum masa kenabian).”
Dari pernikahan tersebut lahir Fatimah yang menjadi penjaga garis keturunan Nabi Muhammad saw.. 2. Pernikahan Fatimah dengan Ali Pernikahan Fatimah RA dengan Ali bin Abi Thalib terjadi di bulan Safar ketika Fatimah berusia 15 tahun. Dari pernikahan tersebut lahir Hasan dan Husein yang menjadi penerus keturunan Rasulullah saw.. 3. Rasulullah Hijrah dari Makkah ke Madinah Mengutip dari laman resmi Muhammadiyah, Rasulullah memulai hijrah ke Madinah pada 27 Safar tahun ke-14 kenabian. Momen tersebut bertepatan dengan 12 atau 13 September 622 M.
Ilustrasi Islam. Foto: Pexels/Moussa Idrissi
Dalam peristiwa ini, Rasulullah membangun Masjid Nabawi sebagai pusat ibadah, pendidikan, musyawarah, pelayanan sosial, dan pembinaan umat. Rasulullah juga mempersaudarakan kaum Muhajirin dan Anshar, serta menyusun perjanjian yang mengatur kehidupan internal umat Islam di Madinah. 4. Mengirim Utusan ke Rum Usamah bin Zaid diutus oleh Rasulullah untuk memimpin pasukan ke Rum ketika berusia 18 tahun. Pasukan tersebut ditugaskan menghadapi Kekaisaran Romawi (Bizantium) di perbatasan Syam. Peristiwa ini merupakan utusan terakhir sebelum Rasulullah wafat. 5. Perang Pertama Islam
Baca Juga :
Jadwal Puasa Ayyamul Bidh Bulan Juli 2026, Niat serta KeutamaannyaPenaklukan Khaibar terjadi pada bulan Safar di tahun ke-7 hijriah. Peristiwa ini merupakan salah satu kemenangan terbesar umat Islam pada masa tersebut. Menurut catatan Ibnu Kathir dalam Al-Bidayah wan Nihayah, momentum ini menandai stabilitas keamanan Madinah dari ancaman konspirasi.
(Khairunissa Auliya)





Komentar (0)