KPK Selesaikan Verifikasi Aspek Pencegahan Laporan Amplop Raja Juli

liputan6.com
2 jam lalu
Cover Berita

Liputan6.com, Jakarta - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah menyelesaikan aspek pencegahan laporan gratifikasi berupa amplop, yang disampaikan oleh Menteri Kehutanan Republik Indonesia (Menhut RI), Raja Juli Antoni.

Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo menjelaskan, penyelesaian aspek pencegahan telah melalui proses verifikasi dan analisis laporan penolakan amplop oleh Raja Juli Antoni dari Bupati Kuantan Singingi (Kuansing) nonaktif Suhardiman Amby.

Advertisement

BACA JUGA: Anggota BPK Bobby Adhityo Rizaldi Diperiksa KPK

“Ya, jadi di pencegahan terkait dengan laporan gratifikasi yang dilakukan oleh Pak Menhut ini sudah case closed (selesai -red),” kata Budi Prasetyo di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Kamis (16/7/2026).

Namun, Budi menyebut KPK tidak bisa membocorkan hasil verifikasi dan analisisnya ke publik. Lembaga antirasuah itu hanya memberikan hasil tersebut kepada Raja Juli sebagai pelapor.

"Kami tidak bisa menyampaikan hasilnya apa begitu ya, apakah hasilnya dapat ditindaklanjuti atau tidak dapat ditindaklanjuti," terangnya.

Budi menyatakan, KPK melalui Direktorat Gratifikasi dan Pelayanan Publik sudah menyelesaikan proses verifikasi dan analisis laporan penolakan gratifikasi milik Raja Juli dengan lebih cepat dari batas waktu yang diberlakukan.

"Artinya dalam rentang waktu sekitar kurang dari 2 minggu dari batas waktu 30 hari kerja, tim telah menyelesaikan dengan cepat dan cermat dan hasilnya juga sudah kami sampaikan kepada pihak pelapor," kata Budi.

Ketika ditanya apakah Raja Juli akan mendapatkan pemanggilan dari KPK, Budi juga belum bisa memberikan jawaban pasti. Ia hanya menyampaikan persoalannya kini masih dalam proses penyidikan

"Kami akan terus update karena memang penyidikannya juga masih terus berprogres," ucapnya.

 


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Carissa Perusset dan Iwa K Bintangi Suanggi: Ilmu Kutukan, Horor Nyata dari Indonesia Timur
• 1 jam lalu
0
thumb
Biaya Politik Mahal Picu Korupsi, Tito Usul Batasi Dana Pilkada di RUU Pemilu
• 10 jam lalu
0
thumb
Soroti Kasus Perundungan, Puan Ingatkan Sekolah Harus Jadi Ruang Aman
• 10 jam lalu
0
thumb
Viral Surat Dinas ke Amerika Bocor, Menteri PU Bantah Mutasi Pegawai
• 14 jam lalu
0
thumb
Bahaya Membonceng Anak di Motor: Posisi Depan, Tengah, & Belakang Ada Risikonya
• 5 jam lalu
0
Berhasil disimpan.