Kemendagri Gembleng Ribuan Kepala Desa di UI Depok

okezone.com
5 jam lalu
Cover Berita

DEPOK - Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) menggembleng ribuan kepala desa di Universitas Indonesia (UI), Depok, Jawa Barat. Pemerintah juga menyiapkan pendampingan secara daring selama dua bulan agar ilmu yang diperoleh para kepala desa benar-benar diterapkan di wilayah masing-masing.

Direktur Jenderal Bina Pemerintahan Desa Kemendagri La Ode Ahmad Pidana Bolombo mengatakan, Program Kepala Desa Masuk Kampus Angkatan II yang resmi ditutup ini menjadi bagian dari rangkaian program yang telah dimulai sejak akhir Juni lalu.

"Hari ini rangkaian akhir kegiatan Kepala Desa Masuk Kampus Angkatan Kedua. Ini satu kesatuan sebetulnya dengan Angkatan Pertama yang sudah dibuka 30 Juni yang lalu," kata La Ode, Kamis (16/7/2026).

Baca Juga :
Penantian 28 Tahun Proyek Gas Abadi Masela Terwujud di Era Prabowo

Menurut dia, antusiasme peserta selama mengikuti pembelajaran di UI sangat tinggi. Para kepala desa menganggap kesempatan belajar di salah satu perguruan tinggi terbaik di Indonesia sebagai bentuk penghargaan dari pemerintah.

"Antusiasme dari para peserta itu luar biasa. Mereka ada dari 32 provinsi. Alhamdulillah mereka merasa sebuah penghargaan, sebuah kehormatan mereka bisa dihadirkan oleh pemerintah pusat sebagai kepala desa hadir di salah satu kampus terbaik di Indonesia, Universitas Indonesia," ujarnya.

La Ode menjelaskan, materi pelatihan tidak disusun secara umum. Sebelum program dimulai, Kemendagri bersama Universitas Indonesia melakukan survei, pemetaan, serta identifikasi kondisi desa untuk menyusun modul pembelajaran yang sesuai dengan kebutuhan peserta.

Baca Juga :
Prabowo soal Proyek Gas Masela: Harus Saling Menguntungkan, Jaga Harga Diri Bangsa!

Berbagai materi diberikan berdasarkan potensi masing-masing desa, mulai dari pengembangan pariwisata dan ekowisata, digitalisasi pemerintahan desa, hingga sektor pertanian, perkebunan, dan perikanan.

"Mereka datang berdasarkan karakteristik potensi unggulan yang ada di desa dan daerahnya masing-masing. Sehingga bahan ajar yang diberikan benar-benar disesuaikan dengan kebutuhan desa," katanya.

 

Baca Juga :
Prabowo: Kita Butuh Uang untuk Bayar Gaji Guru


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Daftar peraih medali Asian Boxing U19 dan U23 di Jakarta
• 4 jam lalu
0
thumb
Dolar AS Melemah dalam 2 Hari Berturut-turut
• 18 jam lalu
0
thumb
Ketika Cinta Terhalang Marga: Masih Perlukah Larangan Menikah dengan Non-Batak?
• 5 jam lalu
0
thumb
Trump Dilaporkan Frustrasi Lantaran Operasi Militer Terhadap Iran Menjadi Semakin Rumit
• 7 jam lalu
0
thumb
Sidang Perdana Hak Asuh Anak Telah Digelar, Sarwendah Siap Jalani Mediasi Bersama Ruben Onsu
• 18 jam lalu
0
Berhasil disimpan.