PBNU: Islam Berkembang di Indonesia Lewat Pendekatan Damai dan Dialog dengan Budaya Lokal

okezone.com
5 jam lalu
Cover Berita

JAKARTA - Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) terus memperkuat diplomasi pendidikan Indonesia kepada dunia. Salah satunya melalui Program Beasiswa Peradaban.

Wasekjen PBNU, Ginanjar Sya'ban memperkenalkan sejarah, nilai-nilai, dan tradisi Nahdlatul Ulama sebagai organisasi Islam terbesar di Indonesia yang tumbuh di tengah keberagaman budaya Nusantara kepada enam mahasiswa internasional.

Enam mahasiswa tersebut berasal dari Afghanistan, Aljazair, Nigeria, Tanzania, Pakistan, dan Bangladesh. Mereka akan mengikuti Orientasi Penerima Beasiswa Peradaban  di Universitas KH Abdul Chalim (UAC) Mojokerto.

Baca Juga :
Bursa Caketum PBNU: Gus Ipul Sebut Nama Gus Yahya hingga Nasaruddin Umar

“Islam berkembang di Indonesia melalui pendekatan damai dan dialog dengan budaya lokal sehingga melahirkan tradisi keagamaan yang moderat dan menghargai perbedaan," ujarnya di Gedung PBNU, Jakarta, dikutip, Kamis (16/7/2026).

NU kata dia merupakan gerakan masyarakat yang berpegang pada prinsip Ahlussunnah wal Jamaah, mengedepankan sikap toleran, terbuka, dan membangun persaudaraan.

“Nilai-nilai inilah yang kami harapkan dapat dipahami oleh para penerima beasiswa selama belajar di Indonesia," jelasnya.

Baca Juga :
Singgung Nasib Buruh, Lesbumi PBNU Tolak Turunan PP Pembatasan Nikotin

Sekretaris Lakpesdam PBNU Ufi Ulfiah menambahkan, bahwa Beasiswa Peradaban tidak hanya memberikan kesempatan belajar di Indonesia, tetapi juga memperkenalkan nilai-nilai keislaman Nahdlatul Ulama kepada para calon pemimpin dunia.

"Kami berharap kesempatan ini dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya, bukan hanya untuk memperoleh ilmu pengetahuan, tetapi juga untuk mengenal Indonesia, memahami tradisi keislaman Nahdlatul Ulama, serta kelak memperkenalkan pengalaman tersebut kepada masyarakat di negara masing-masing," ujarnya.

Sementara itu, Perwakilan BAZNAS RI, Kepala Divisi Pendidikan dan Dakwah, Farid Septian, mengatakan, pihaknya mengoptimalkan pengelolaan zakat agar memberikan manfaat yang lebih luas, termasuk di bidang pendidikan dan pengembangan sumber daya manusia.

Baca Juga :
Hadiri Pemakaman Ali Khamenei, Menlu RI dan Ketua MPR Boyong Delegasi NU-Muhammadiyah

 


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Pemprov Jabar Lepas 1.147 Mahasiswa Probidik Gema Jabar Bantu Guru Mengajar
• 11 jam lalu
0
thumb
Jalan Berliku Koperasi Kelurahan di Tengah Rimba Minimarket Ibu Kota
• 19 jam lalu
0
thumb
Porprov NTB jadi momentum tingkatkan kesiapan PON 2028
• 48 menit lalu
0
thumb
Sebanyak 15 Kepala Daerah Hasil Pilkada 2024 Ditangkap KPK, Apa Akar Masalahnya?
• 8 jam lalu
0
thumb
Kejagung Pastikan Penyidikan Kasus MBG di BGN Tetap Jalan Meski Pendataan Daerah Dihentikan
• 14 jam lalu
0
Berhasil disimpan.