Pantau - Pemerintah Kabupaten Jayawijaya, Papua Pegunungan, memastikan pembangunan 88 rumah bagi tenaga pendidik pada 2026 sebagai upaya meningkatkan kenyamanan guru dalam menjalankan tugas dan memperkuat kualitas sumber daya manusia (SDM) melalui sektor pendidikan.
Rumah Guru Dukung Kinerja Tenaga PendidikBupati Jayawijaya Atenius Murib mengatakan pembangunan rumah guru menjadi bagian dari visi dan misi pemerintah daerah untuk memberikan fasilitas pendukung bagi tenaga pendidik.
Atenius menyebut penyediaan tempat tinggal bagi guru diharapkan membuat tenaga pendidik lebih nyaman dan fokus memberikan pendidikan kepada anak-anak di Jayawijaya.
Menurut Atenius, keberadaan rumah guru juga dapat meningkatkan motivasi tenaga pendidik dalam menjalankan tugas di wilayah penempatan.
Pemkab Jayawijaya berharap fasilitas tersebut dapat mengurangi kebiasaan guru pulang pergi dari tempat tinggal menuju sekolah.
Guru diharapkan dapat menetap lebih dekat dengan lokasi sekolah sehingga pelayanan pendidikan di wilayah terpencil dapat berjalan lebih optimal.
Pemkab Fokus Tingkatkan Sarana PendidikanAtenius menjelaskan peningkatan mutu pendidikan tidak hanya bergantung pada pembangunan gedung sekolah, tetapi juga membutuhkan sarana pendukung bagi tenaga pendidik.
Ia mengatakan, "Tanpa guru, kegiatan pembelajaran tidak dapat berjalan meskipun bangunan sekolah tersedia."
Menurutnya, kondisi geografis Jayawijaya yang memiliki sejumlah wilayah sulit dijangkau akibat keterbatasan akses jalan menjadi tantangan dalam pelayanan pendidikan.
Dengan pembangunan rumah guru, pemerintah daerah berharap tenaga pendidik dapat bertahan dan mengabdi di daerah yang membutuhkan.
Pemkab Jayawijaya menilai guru memiliki peran penting dalam membangun generasi muda dan meningkatkan kualitas SDM di wilayah tersebut.
Pemerintah daerah memastikan akan terus mendukung kebutuhan tenaga pendidik agar layanan pendidikan di Jayawijaya semakin baik.





Komentar (0)