Pemerintah Usulkan Skema Biaya Haji 2027 Tetap 60:40, Jamaah Tanggung 40 Persen

republika.co.id
2 jam lalu
Cover Berita

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) RI menyatakan pemerintah mengusulkan skema pembiayaan penyelenggaraan ibadah haji 2027 dengan komposisi 60 persen berasal dari nilai manfaat hasil pengelolaan dana haji oleh Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH) dan 40 persen ditanggung jamaah melalui Biaya Perjalanan Ibadah Haji (Bipih).

Deputi III Bakom RI Kurnia Ramadhana mengatakan usulan tersebut telah disampaikan kepada DPR RI sebagai bagian dari penyusunan Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPIH) 2027.

Baca Juga
  • Ternyata Ada Tidur Terpuji dan Tidur yang Tercela Menurut Islam, Apa Perbedaan Keduanya?
  • Haji 2026 Usai, Masih Ada 34 Orang Jamaah Indonesia Dirawat di Rumah Sakit Arab Saudi
  • Kemenhaj Dorong Peningkatan Nilai Manfaat Hingga 60 Persen untuk Pembiayaan Haji, Ini Kata BPKH

"Untuk skema pembiayaannya, pemerintah tetap mengusulkan komposisi 60 persen dari nilai manfaat hasil pengelolaan dana haji oleh BPKH dan 40 persen dari nilai Biaya Perjalanan Ibadah Haji guna meringankan beban riil jamaah sekaligus mengantisipasi lonjakan biaya layanan di Arab Saudi," ujar Kurnia dalam jumpa pers Program Hasil Terbaik Cepat (PHTC) di Kantor Bakom, Jakarta, Rabu (15/7/2026).

Ia menjelaskan persiapan penyelenggaraan haji 2027 telah dimulai sejak sekarang. Pemerintah telah menyusun tahapan pelaksanaan yang menyesuaikan dengan jadwal Pemerintah Arab Saudi, termasuk penyusunan usulan BPIH beserta rinciannya yang telah diserahkan kepada DPR.

.rec-desc {padding: 7px !important;}

Selain menyusun skema pembiayaan, pemerintah juga mempercepat penyelesaian sejumlah isu strategis untuk mendukung penyelenggaraan haji tahun depan.

Beberapa di antaranya meliputi perencanaan berdasarkan asumsi kuota, penguatan pemeriksaan kesehatan atau istitha'ah jamaah, skema pendanaan kekurangan biaya penerbangan, percepatan negosiasi layanan dengan penyedia jasa haji, hingga percepatan pengalihan aset barang milik negara (BMN) penyelenggaraan haji.

View this post on Instagram

A post shared by Republika Online (@republikaonline)

 

Loading...
.img-follow{width: 22px !important;margin-right: 5px;margin-top: 1px;margin-left: 7px;margin-bottom:4px}
Ikuti Whatsapp Channel Republika
.img-follow {width: 36px !important;margin-right: 5px;margin-top: -10px;margin-left: -18px;margin-bottom: 4px;float: left;} .wa-channel{background: #03e677;color: #FFF !important;height: 35px;display: block;width: 59%;padding-left: 5px;border-radius: 3px;margin: 0 auto;padding-top: 9px;font-weight: bold;font-size: 1.2em;}
sumber : Antara
@font-face { font-family: "LPMQ"; src: url("https://static.republika.co.id/files/alquran/LPMQ-IsepMisbah.ttf") format("truetype"); font-weight: normal; font-style: normal } .arabic-text { font-family: "LPMQ"; font-weight: normal !important; direction: rtl; text-align: right; font-size: 2.5em !important; line-height: 49px !important; }

Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Melihat Antusiasme Siswa Disabilitas Wujudkan Mimpi Kunjungi Istana Kepresidenan
• 9 jam lalu
0
thumb
Akhirnya Proyek Gas Abadi Masela Dimulai, Tuntas Setelah 28 Tahun dan Lewati 6 Presiden
• 7 jam lalu
0
thumb
Susunan pemain: Inggris rotasi tiga pemain, Argentina satu pergantian
• 21 jam lalu
0
thumb
Gubernur Bobby Nasution Ungkap Penyebab Antrean BBM di Medan, Bukan karena Stok Langka
• 21 jam lalu
0
thumb
Jadwal Wawancara Beasiswa Indonesia Bangkit 2026, Simak Tahapan dan Tanggalnya
• 14 jam lalu
0
Berhasil disimpan.