Curhat Warga Depok Diteror Tetangga: Dilempar Telur hingga Diancam Santet

liputan6.com
1 jam lalu
Cover Berita

Liputan6.com, Jakarta - Polres Metro Depok sedang menangani adanya laporan keributan antar tetangga hingga berujung pengrusakan di wilayah Rangkapan Jaya Baru, Depok. Diduga keributan antar tetangga sudah terjadi sejak lama.

Kasi Humas Polres Metro Depok AKP Hendra membenarkan adanya laporan tersebut. Menurut dia, petugas telah mendatangi lokasi kejadian yang melibatkan dua rumah bertetangga di wilayah Rangkapan Jaya Baru.

Advertisement

BACA JUGA: Alasan Peneror Bom 10 Sekolah di Depok Divonis Enam Bulan

“Terjadi perselisihan antar tetangga ya, akhirnya korban sekarang membuat laporan di Polres Metro Depok untuk pengrusakannya,” ujar Hendra, Kamis (16/7/2026).

Hendra menjelaskan, sebelumnya keributan antar tetangga antara korban dengan terlapor pernah terjadi beberapa waktu lalu. Polsek Pancoran Mas telah melakukan mediasi dan dinyatakan selesai, namun kini perselisihan terjadi kembali.

“Sebelumnya sudah dilakukan mediasi di polsek, sudah selesai, terjadi perselisihan kembali dan terjadi tindak pidana pengrusakan,” jelas Hendra.

Polres Metro Depok telah melakukan olah tempat kejadian perkara sesuai laporan korban. Polres Metro Depok masih melakukan penyelidikan di lokasi kejadian, apabila terbukti terjadi tindakan pengrusakan, Polres Metro Depok akan memanggil terlapor.

“Informasinya sering terjadi cekcok, pemicunya karena salah paham masalah bahasa aja,” terang Hendra.

Sementara, korban yakni Suraji mengaku telah mengalami berbagai tindakan yang tidak menyenangkan dari tetangganya sejak 2024. Tindakan tersebut berupa lemparan berbagai benda hingga rumahnya mengalami kerusakan.

“Mulai dari telur sampai sampah,” ujar Suraji.

Untuk mengetahui teror yang dialaminya, Suraji memasang CCTV dari berbagai arah. Terungkap, berdasarkan rekaman CCTV orang yang melakukan teror dan pengrusakan rumahnya merupakan tetangga yang berada di dekat rumahnya.

“Ini sudah terjadi sejak lama, kami terus bersabar,” ucap Suraji.

 


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Produk Pangan Indonesia Raih Potensi Ekspor Rp34,58 Miliar di Korea Import Expo 2026
• 10 jam lalu
0
thumb
Harga Pangan Hari Ini 16 Juli 2026: Cabai Rawit Merah Rp58.150 per Kilogram hingga Telur Ayam Ras Rp29.000 per Kilogram
• 12 jam lalu
0
thumb
Video: Demam Dolar! Jumlah Rekening Valas RI Meroket 58%
• 13 jam lalu
0
thumb
Blok Masela Siap Bangun Ketahanan Energi RI, Ini Target Produksi dan Investasinya
• 3 jam lalu
0
thumb
Jangan Lewatkan! Promo Superindo 16-22 Juli 2026, Bekal Komplit Super Hemat
• 6 jam lalu
0
Berhasil disimpan.