Jakarta (ANTARA) - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menyatakan kebakaran lahan yang melanda wilayah Kabupaten Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur (Kaltim) berhasil dipadamkan sepenuhnya dan tidak mengalami perluasan titik rambatan api.
Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari dalam keterangannya di Jakarta, Kamis, mengatakan bahwa kepastian tersebut diperoleh setelah tim gabungan lintas instansi bergerak cepat melokalisasi rambatan api di lapangan.
Baca juga: Karhutla di Penajam Paser Utara berhasil padam, satu hektare terbakar
"Api berhasil dipadamkan dan dipastikan tidak ada perluasan titik api," kata dia.
Abdul menjelaskan bahwa peristiwa kebakaran lahan tersebut dilaporkan melanda wilayah Desa Girimukti, Kecamatan Penajam, Kabupaten Penajam Paser Utara, Rabu (15/7).
Berdasarkan hasil asesmen cepat dari tim kedaruratan di lokasi kejadian total luas area vegetasi yang terbakar akibat insiden tersebut dilaporkan mencapai 2,42 hektare.
Operasi pemadaman di lapangan dilakukan secara terintegrasi oleh tim gabungan yang terdiri atas unsur BPBD Penajam Paser Utara (PPU), DPKP Pos Penajam, DPKP Pos Petung, serta Brigade Karlabun Dinas Pertanian PPU.
Baca juga: Tim gabungan berhasil padamkan karhutla di Penajam Paser Utara
Baca juga: Tim gabungan Penajam Paser Utara padamkan lima lokasi karhutla
Untuk mempercepat proses pemadaman, dia menyebutkan bahwa juga dilakukan penyekatan titik api yang dibantu oleh personel dari Koramil Penajam, Polres PPU, Kapospol Petung, Satpol PP, beserta masyarakat setempat hingga api padam total pada Rabu malam.
Upaya maksimal tim petugas gabungan dilakukan agar api tidak merambat dan sulit dikendalikan mengingat lokasi kebakaran di Desa Girimukti merupakan wilayah strategis yang menjadi jalur penghubung menuju kawasan Ibu Kota Nusantara (IKN) dengan jarak diperkirakan sekitar 20 kilometer dari Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP).
"Pemadaman dilakukan oleh tim gabungan hingga api berhasil dipadamkan pada hari yang sama dan dipastikan tidak ada perluasan titik api," kata Abdul.
Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari dalam keterangannya di Jakarta, Kamis, mengatakan bahwa kepastian tersebut diperoleh setelah tim gabungan lintas instansi bergerak cepat melokalisasi rambatan api di lapangan.
Baca juga: Karhutla di Penajam Paser Utara berhasil padam, satu hektare terbakar
"Api berhasil dipadamkan dan dipastikan tidak ada perluasan titik api," kata dia.
Abdul menjelaskan bahwa peristiwa kebakaran lahan tersebut dilaporkan melanda wilayah Desa Girimukti, Kecamatan Penajam, Kabupaten Penajam Paser Utara, Rabu (15/7).
Berdasarkan hasil asesmen cepat dari tim kedaruratan di lokasi kejadian total luas area vegetasi yang terbakar akibat insiden tersebut dilaporkan mencapai 2,42 hektare.
Operasi pemadaman di lapangan dilakukan secara terintegrasi oleh tim gabungan yang terdiri atas unsur BPBD Penajam Paser Utara (PPU), DPKP Pos Penajam, DPKP Pos Petung, serta Brigade Karlabun Dinas Pertanian PPU.
Baca juga: Tim gabungan berhasil padamkan karhutla di Penajam Paser Utara
Baca juga: Tim gabungan Penajam Paser Utara padamkan lima lokasi karhutla
Untuk mempercepat proses pemadaman, dia menyebutkan bahwa juga dilakukan penyekatan titik api yang dibantu oleh personel dari Koramil Penajam, Polres PPU, Kapospol Petung, Satpol PP, beserta masyarakat setempat hingga api padam total pada Rabu malam.
Upaya maksimal tim petugas gabungan dilakukan agar api tidak merambat dan sulit dikendalikan mengingat lokasi kebakaran di Desa Girimukti merupakan wilayah strategis yang menjadi jalur penghubung menuju kawasan Ibu Kota Nusantara (IKN) dengan jarak diperkirakan sekitar 20 kilometer dari Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP).
"Pemadaman dilakukan oleh tim gabungan hingga api berhasil dipadamkan pada hari yang sama dan dipastikan tidak ada perluasan titik api," kata Abdul.






Komentar (0)