Pasokan BBM hingga Truk Tangki Ditambah, SPBU di Sumut Buka 24 Jam

kumparan.com
8 jam lalu
Cover Berita

Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) akan menambah stok harian bahan bakar minyak (BBM) dan jumlah truk tangki untuk mengatasi kelangkaan di wilayah Sumatera Utara (Sumut), terutama di Medan.

Direktur Jenderal Minyak dan Gas Bumi (Dirjen Migas), Laode Sulaeman, mengatakan stok harian BBM ditambah tanpa meningkatkan kuota BBM subsidi yang sudah ditetapkan dalam APBN.

"Kan ditambah jumlah stok hariannya. Jumlah truk biasanya berapa ditambahin berapa lagi. Kalau kuota kan secara nasional sudah sesuai," ungkapnya saat ditemui di Kepulauan Tanimbar, Maluku Tenggara Barat, Kamis (16/7).

Pertamina Buka SPBU 24 Jam

Sementara itu, PT Pertamina Patra Niaga melakukan normalisasi distribusi BBM di wilayah Sumatera Utara dan memastikan operasional Integrated Terminal Medan Group berjalan lancar selama 24 jam.

Direktur Optimasi Hilir & Distribusi Pertamina Patra Niaga, Hari Purnomo, mengatakan Pertamina juga mengoptimalkan operasional Fuel Terminal Pematang Siantar, Fuel Terminal Kisaran, dan Integrated Terminal Lhokseumawe yang juga beroperasi selama 24 jam untuk mendukung percepatan penyaluran BBM ke SPBU di Sumut.

Selain memperkuat operasional terminal, Pertamina Patra Niaga juga mengoptimalkan pelayanan di SPBU. Sejumlah SPBU di wilayah terdampak Kota Medan dioperasikan selama 24 jam agar masyarakat tetap dapat memperoleh BBM dengan lebih mudah.

"Saat ini, stok BBM di Integrated Terminal Medan Group berada dalam kondisi aman. Untuk meningkatkan kapasitas distribusi, Pertamina Patra Niaga telah menambah armada melalui skema spot charter sebanyak 30 unit mobil tangki yang difokuskan untuk mempercepat penyaluran BBM ke SPBU," ujar Hari.

Di sisi lain, Pertamina juga memperkuat Awak Mobil Tangki (AMT) oleh Elnusa Petrofin selaku mitra transportasi terus diperkuat melalui kerja sama dengan Bekang TNI untuk mendukung kelancaran operasional distribusi.

"Operasional terminal selama 24 jam, penambahan armada mobil tangki, penguatan personel Awak Mobil Tangki, hingga pengoperasian SPBU selama 24 jam merupakan langkah percepatan yang kami lakukan agar distribusi BBM dapat kembali normal secepat mungkin," jelasnya.

Hari juga menegaskan tidak terdapat aksi mogok kerja AMT. Pertamina Patra Niaga berkomitmen menjaga keandalan distribusi BBM dengan memastikan seluruh proses operasional berjalan sesuai standar yang telah ditetapkan.

“Kami tidak memberikan toleransi terhadap setiap pelanggaran yang dapat mengganggu keandalan distribusi maupun pelayanan kepada masyarakat. Apabila terdapat personel yang terbukti tidak menjalankan prosedur operasional sesuai ketentuan, perusahaan akan mengambil tindakan tegas sesuai aturan yang berlaku,” tambahnya.

Pertamina Patra Niaga terus berkoordinasi dengan pemerintah daerah, aparat penegak hukum, Hiswana Migas, mitra transportasi, dan seluruh pemangku kepentingan untuk mempercepat proses normalisasi distribusi BBM di Sumatera Utara. Masyarakat diimbau untuk tetap tenang dan melakukan pembelian BBM sesuai kebutuhan di SPBU resmi Pertamina.


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Menperin Siapkan RUU Kawasan Industri untuk Permudah Investasi dan Perkuat Iklim Usaha
• 6 jam lalu
0
thumb
Seskab Teddy Sambut 164 Siswa Disabilitas di Istana: Cita-cita Mereka Tinggi
• 10 jam lalu
0
thumb
Sebagian Jakarta bakal berawan pada Kamis pagi
• 21 jam lalu
0
thumb
BTN selektif salurkan kredit korporasi saat biaya dana meningkat
• 3 jam lalu
0
thumb
Bansos PKH dan BPNT Cair 20 Juli 2026, Ini Besaran Nominal dan Syarat Penerimanya
• 19 jam lalu
0
Berhasil disimpan.