KM Nurul Salsa Tenggelam di Selayar, 24 Penumpang Masih Dicari

celebesmedia.id
10 jam lalu
Cover Berita

CELEBESMEDIA.ID, Makassar - Sebanyak 24 penumpang KM Nurul Salsa masih dalam pencarian setelah kapal yang mereka tumpangi tenggelam di perairan sebelah barat Pulau Polassi, Kabupaten Kepulauan Selayar, Sulawesi Selatan.

Hingga Kamis (16/7), tim SAR gabungan mencatat 49 orang berhasil diselamatkan, sementara satu penumpang ditemukan meninggal dunia.

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Kelas A Makassar, Muhammad Arif Anwar, mengatakan KM Nurul Salsa berangkat dari Pulau Jampea menuju Pelabuhan Benteng Selayar pada Rabu (15/7) sekitar pukul 05.00 Wita.

Di tengah pelayaran, kapal mengalami mati mesin sebelum akhirnya tenggelam di perairan sebelah barat Pulau Polassi, sekitar 43 mil laut dari Pelabuhan Benteng Selayar.

Menerima laporan tersebut, Basarnas Makassar langsung mengerahkan tim SAR gabungan untuk melakukan pencarian dan evakuasi penumpang serta awak kapal.

"Begitu menerima informasi terkait KM Nurul Salsa yang mengalami mati mesin di perairan Selayar, kami segera menggerakkan unsur SAR untuk melakukan pencarian dan evakuasi terhadap seluruh penumpang serta awak kapal," kata Arif.

Dalam operasi pencarian, KM Harapan Kita berhasil menemukan dan mengevakuasi sebagian besar korban pada Kamis dini hari sekitar pukul 04.00 Wita.

Selain itu, sejumlah korban lainnya diselamatkan oleh kapal nelayan yang melintas di sekitar lokasi kejadian.

Berdasarkan pendataan terbaru, jumlah penumpang dan awak kapal yang berada di atas KM Nurul Salsa sebanyak 74 orang.

Dari jumlah tersebut, 49 orang berhasil ditemukan dalam kondisi selamat, satu orang meninggal dunia, sedangkan 24 orang lainnya masih dalam pencarian.

Arif menjelaskan jumlah korban mengalami perubahan setelah dilakukan verifikasi ulang bersama pihak terkait dan keluarga penumpang.

Operasi pencarian melibatkan Tim Rescue Pos SAR Selayar, Kantor Basarnas Makassar, TNI AL, KRI Marlin-877, BPBD Kepulauan Selayar, Syahbandar, SROP Selayar, Polair, ABK KM Harapan Kita, serta nelayan setempat.

Tim SAR gabungan terus menyisir lokasi tenggelamnya kapal dan area di sekitarnya berdasarkan perhitungan Search and Rescue Planning (SARMAP) guna mempercepat pencarian korban yang masih hilang.

"Kami mohon doa agar seluruh korban yang masih dalam pencarian dapat segera ditemukan. Pendataan juga masih terus dilakukan bersama keluarga dan pihak terkait untuk memastikan seluruh data penumpang," ujar Arif.


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Kades di Sumut: Tak Ada Lahan Buat Kopdes, Malah Didemo dan Dipolisikan
• 10 jam lalu
0
thumb
Kemlu Respons Dugaan WNI Kabur dari Tur di Korsel: Jangan Rusak Kepercayaan
• 8 jam lalu
0
thumb
Fantasy Land Hadirkan Pertunjukan Teater Ramah Bagi Anak Autisme
• 4 jam lalu
0
thumb
Aubameyang dikabarkan selangkah lagi gabung Deportivo La Coruna
• 23 jam lalu
0
thumb
Menteri Dody Tepis Tuduhan Memutasi ASN Kemen-PU karena Surat Perjalanan Dinas ke AS Bocor
• 10 jam lalu
0
Berhasil disimpan.