Basarnas Makassar Terus Cari 24 Korban KM Nurul Salsa yang Tenggelam di Perairan Selayar

terkini.id
2 jam lalu
Cover Berita

Terkini, Selayar – Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Kelas A Makassar terus melaksanakan operasi pencarian terhadap korban tenggelamnya KM Nurul Salsa di perairan sebelah barat Pulau Polassi, Kabupaten Kepulauan Selayar, Sulawesi Selatan.

Hingga Kamis (16/7), sebanyak 24 orang masih dinyatakan hilang dan dalam pencarian tim SAR gabungan.

KM Nurul Salsa sebelumnya bertolak dari Pulau Jampea menuju Pelabuhan Benteng Selayar pada Rabu (15/7) sekitar pukul 05.00 WITA.

Di tengah pelayaran, kapal mengalami gangguan mesin saat berada sekitar 43 nautical mile di sebelah barat Pelabuhan Benteng Selayar hingga akhirnya tenggelam.

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Kelas A Makassar, Muhammad Arif Anwar, mengatakan pihaknya langsung mengerahkan personel dan sejumlah unsur SAR setelah menerima laporan kejadian.

“Begitu menerima informasi terkait KM Nurul Salsa yang mengalami mati mesin di perairan Selayar, kami segera menggerakkan unsur SAR untuk melakukan pencarian dan evakuasi terhadap seluruh penumpang serta awak kapal,” ujar Arif.

Dalam operasi penyelamatan, KM Harapan Kita yang bergerak dari Pulau Jampea berhasil menemukan para korban pada Kamis (16/7) sekitar pukul 04.00 WITA.

Sebanyak 41 orang, termasuk awak kapal, berhasil dievakuasi dari lokasi sekitar 18 nautical mile dari titik tenggelamnya kapal.

Sementara enam korban lainnya berhasil diselamatkan oleh kapal nelayan yang melintas di sekitar lokasi dan kemudian dievakuasi menuju Pulau Polassi.

Data sementara menunjukkan sebanyak 47 orang telah ditemukan, terdiri atas 46 orang selamat dan satu orang meninggal dunia.

Namun, hasil verifikasi lanjutan bersama instansi terkait menunjukkan jumlah penumpang dan awak kapal mencapai 70 orang, lebih banyak dibanding data awal yang menyebutkan 50 orang berada di atas kapal. Dengan pembaruan data tersebut, hingga kini masih terdapat 24 orang yang belum ditemukan.

“Data awal yang kami terima menyebutkan jumlah penumpang sebanyak 50 orang. Namun setelah dilakukan verifikasi ulang bersama pihak terkait, jumlah keseluruhan orang di kapal mencapai 70 orang. Saat ini tim SAR gabungan masih melakukan pencarian terhadap 24 orang yang belum ditemukan,” jelas Arif.

Operasi pencarian melibatkan Tim Rescue Pos SAR Selayar, Tim Rescue Basarnas Makassar, TNI AL, ABK KRI Marlin 877, ABK KM Harapan Kita, BPBD Kepulauan Selayar, Syahbandar, SROP Selayar, Polair, serta nelayan setempat yang turut membantu proses pencarian dan evakuasi korban.

Basarnas juga terus memperluas area pencarian dengan mengacu pada perhitungan Search and Rescue Planning (Sarmap) guna meningkatkan peluang menemukan para korban yang masih hilang.

Arif menegaskan, proses pendataan korban masih terus dilakukan karena tim SAR gabungan masih menunggu konfirmasi dari keluarga korban maupun pihak terkait untuk memastikan jumlah penumpang secara akurat.

“Kami mohon doanya, mudah-mudahan tim SAR gabungan bisa secepatnya menemukan korban yang masih dalam pencarian. Data korban ini masih belum sepenuhnya valid karena kami masih menunggu informasi dari pihak keluarga. Mudah-mudahan tidak ada lagi laporan tambahan mengenai penumpang yang berada di KM Nurul Salsa,” tutupnya.

Hingga berita ini diturunkan, operasi SAR terhadap korban tenggelamnya KM Nurul Salsa masih terus berlangsung. Tim SAR gabungan tetap menyisir area pencarian di sekitar lokasi kejadian sesuai pola pencarian yang telah ditetapkan untuk mempercepat penemuan seluruh korban.


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Rosan Bicara Lagi Soal Danantara Miliki Saham di Bursa: Kita Berminat!
• 19 jam lalu
0
thumb
Hasil Piala Dunia 2026: Lautaro Martinez Sempurnakan Comeback Argentina! Tim Tango Jaga Asa Back to Back Juara
• 16 jam lalu
0
thumb
Usulan KH Sholeh Darat Jadi Pahlawan Nasional Masuk Tahap Verifikasi Lapangan
• 19 jam lalu
0
thumb
Menpar Sebut Sektor Pariwisata Tumbuh Positif di Tengah Dinamika Geopolitik Global
• 20 jam lalu
0
thumb
Puan Soroti Bullying di Kasus Bom MAN 3 Padang, Dorong Sekolah Aman bagi Anak
• 5 jam lalu
0
Berhasil disimpan.