Kecelakaan beruntun melibatkan tiga kendaraan besar terjadi di Jalan Raya masuk Desa Malasan Wetan, Kecamatan Tegalsiwalan, Kabupaten Probolinggo, Kamis (16/7/2026) sekitar pukul 11.20 WIB.
AKP Ali Rifki Mubarok Kasat Lantas Polres Probolinggo mengatakan, tiga kendaraan yang terlibat yakni Bus AKAS nopol N 7413 UQ yang dikemudikan SH, dump truk nopol H 8831 CF yang dikemudikan AB, serta truk cold diesel nopol N 9265 UY yang dikemudikan S.
Kecelakaan itu diduga bermula saat Bus AKAS jurusan Jember-Surabaya yang dikemudikan SH melaju ke arah Surabaya. Awalnya, bus tersebut mendahului dump truk yang dikemudikan AB.
Namun, setelah mendahului, bus itu tiba-tiba berhenti mendadak karena di depannya, truk cold yang dikemudikan S sedang parkir di bahu jalan sebelah barat dan memakan sebagian badan jalan.
Dump truk yang sedang melaju itu kemudian menabrak bagian belakang bus, dan membuat bus AKAS terdorong ke depan hingga menabrak truk cold diesel yang sedang parkir tersebut.
“Setelah mendahului kendaraan dump truk besar, diduga bus AKAS mengurangi kecepatan mendadak. Dikarenakan ada kendaraan dump truk (colt diesel) kecil di depannya. Akibatnya dump truk besar tidak dapat melakukan pengereman mendadak dan menumbuk (menabrak belakang) bus AKAS dari belakang, dan bus AKAS terdorong ke depan menumbuk dump truk kecil. Jadi kecelakaan beruntun,” jelasnya saat on air di Radio Suara Surabaya, Kamis sore.
Kasat Lantas Polres Probolinggo itu mengatakan tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam kecelakaan tersebut. Penumpang Bus juga dipastikan selamat, tidak ada yang dibawa ke rumah sakit. Kerugian hanya berupa kerusakan material pada tiga kendaraan yang terlibat.
“Untuk korban, tidak ada sama sekali ya. Jadi enggak ada yang luka, alhamdulillah. Jadi tidak ada yang dibawa ke rumah sakit,” ujar Ali.
Adapun kecelakaan sempat membuat arus lalu lintas macet, apalagi saat proses evakuasi karena melibatkan tiga kendaraan besar. Antrean kendaraan juga sempat terjadi cukup panjang.
Evakuasi sendiri selesai sekitar pukul 14.00 WIB. Kendaraan yang terlibat kemudian diamankan ke Gedung Gakkum Satlantas Polres Probolinggo untuk proses penyelidikan lebih lanjut. “Sudah dilewati, aman, clear untuk evakuasinya, dan kendaraan itu sementara kita amankan di gedung Gakkum Satlantas Polres Probolinggo,” katanya.
Ia mengakui proses evakuasi membutuhkan waktu cukup lama karena seluruh kendaraan yang terlibat berukuran besar. Namun setelah evakuasi selesai, arus lalu lintas berangsur lancar dan tinggal proses pencairan antrean.
“Memang agak memerlukan waktu yang lama untuk evakuasinya, karena memang ada tiga kendaraan besar semua,” kata Ali.
Pada kesempatan itu, AKP Ali Rifki juga mengimbau pengendara yang melintas di kawasan Jalan Raya Malasan agar lebih berhati-hati. Selain cukup ramai, jalur tersebut memiliki kontur naik-turun dan berada di sekitar perlintasan kereta api.
“Jadi kerawanannya sangat tinggi. Dan beberapa kali kecelakaan tuh terjadi di situ. Jadi kepada pengendara agak agak lebih hati-hati ketika melewati jalan tersebut,” ujarnya.(bil/ham)





Komentar (0)