Korban Ledakan Bom Sisa Perang Dunia II di Biak Bertambah, 9 Tewas dan 6 Luka

viva.co.id
1 jam lalu
Cover Berita

Biak, VIVA – Jumlah korban dalam ledakan bom sisa Perang Dunia II di Kabupaten Biak Numfor, Papua, bertambah. Polda Papua mengungkap insiden yang terjadi di kawasan Kampung Yenures, Distrik Biak Kota itu menewaskan sembilan orang, sementara enam lainnya mengalami luka-luka.

Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Papua Komisaris Besar Polisi Cahyo Sukarnito mengatakan, proses penanganan kasus tersebut memerlukan waktu karena melibatkan bahan peledak serta identifikasi korban yang harus dilakukan secara ilmiah.

Baca Juga :
Pelaku Ledakan Bom Rakitan di MAN 3 Padang Diduga Menyimpan Tekanan Psikologis, Jadi Korban Bully Setahun
MAN 3 Padang Kembali Dibuka Usai Ledakan Bom Rakitan Pelajar, Polisi Lakukan Trauma Healing

“Insiden tersebut mengakibatkan 9 orang meninggal dunia, 6 orang mengalami luka-luka,” tuturnya, Kamis, 16 Juli 2026.

Menurut Cahyo, sejumlah korban pada awalnya tidak dapat dikenali sehingga proses identifikasi harus melibatkan Tim Disaster Victim Identification (DVI) Polda Papua.

"Beberapa korban pada awalnya belum dapat diidentifikasi, namun berkat kerja keras Tim DVI Polda Papua seluruh korban akhirnya berhasil diidentifikasi dan diserahkan kepada keluarga masing-masing," ujarnya.

Sementara itu, anggota Tim DVI Polda Papua Penata I Hamzah Chusaeni menjelaskan, identifikasi terhadap korban dilakukan melalui pemeriksaan DNA karena kondisi jenazah tidak memungkinkan dikenali secara visual.

Tim DVI mengambil tiga sampel DNA pembanding dari keluarga korban serta 10 sampel jaringan tubuh korban. Seluruh sampel kemudian dikirim ke Laboratorium DNA Pusat Kedokteran dan Kesehatan (Pusdokkes) Polri di Jakarta untuk dilakukan pemeriksaan ilmiah.

"Melalui pemeriksaan DNA tersebut, seluruh korban yang sebelumnya belum dapat dipastikan identitasnya akhirnya berhasil diidentifikasi dan telah diserahkan kepada keluarga masing-masing," kata Hamzah.

Untuk diketahui, ledakan terjadi di Kompleks Perikanan, Jalan Walter Mongonsidi, Kampung Yenures, Distrik Biak Kota, Kabupaten Biak Numfor, Papua, pada Minggu, 31 Mei 2026 sekitar pukul 14.45 WIT.

Polisi masih terus mendalami rangkaian peristiwa tersebut. Ledakan diduga berasal dari bom sisa peninggalan Perang Dunia II yang masih aktif.

Baca Juga :
Wamenag Minta Publik Tak Langsung Kaitkan Ledakan di MAN 3 Padang dengan Radikalisme
Heboh Video Mama-Mama Papua Diduga Disiksa dengan Digantung, TNI Turun Tangan
Lewat Buku 'Menuju Timika yang Menyala', Alfian Akbar Bedah Kebijakan Otsus Papua

Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Balita Dianiaya Ibu Tiri di Bekasi Tak Tertolong
• 7 jam lalu
0
thumb
Harga Tiket Timnas Indonesia di Piala AFF 2026: Termurah Rp100 Ribu, Laga Vs Vietnam Lebih Mahal dari Kamboja
• 20 jam lalu
0
thumb
Jadwal dan Link Live Streaming Japan Open 2026 Hari Ini, 5 Wakil Indonesia Bertanding
• 8 jam lalu
0
thumb
Semarang Sediakan 6.000 Kursi Sekolah Swasta Gratis bagi Siswa Baru
• 6 jam lalu
0
thumb
Pabrik dan Lahan Pertanian Warga Palestina di Hebron Dirobohkan Israel
• 18 jam lalu
0
Berhasil disimpan.