Bisnis.com, JAKARTA — Danantara Investment Management (DIM) selaku holding investasi Danantara Indonesia, resmi diterima sebagai Associate Member dalam International Forum of Sovereign Wealth Funds (IFSWF).
Masuknya DIM ke dalam IFSWF menandai komitmen institusi untuk menerapkan praktik terbaik global dalam aspek tata kelola (governance), transparansi, serta investasi yang bertanggung jawab bagi sovereign wealth fund (SWF).
Sebagai Associate Member, DIM kini bergabung dengan jaringan global SWF yang berkomitmen menjunjung Santiago Principles. Instrumen ini merupakan 24 prinsip dan praktik yang berlaku umum serta diakui secara internasional sebagai standar baku tata kelola, investasi, hingga manajemen risiko bagi lembaga SWF di dunia.
Chief Investment Officer Danantara Indonesia Pandu Sjahrir menyatakan bahwa bergabungnya perseroan ke dalam IFSWF merefleksikan dedikasi institusi terhadap pemenuhan tata kelola, transparansi, dan akuntabilitas berstandar dunia.
“Sebagai pengelola aset nasional Indonesia, kami bertekad membangun institusi yang memenuhi standar internasional tertinggi sehingga kami dapat menjalankan mandat investasi bagi rakyat,” ujar Pandu dalam siaran pers, Kamis (16/7/2026).
Melalui keanggotaan di IFSWF, DIM memperoleh peluang strategis untuk terlibat langsung dalam pertukaran pengetahuan dengan SWF terkemuka di dunia.
Baca Juga
- Membaca Arah Transisi Energi Grup Bakrie & Prajogo Lewat Proyek PSEL Danantara
- S&P: Transformasi BUMN dan Danantara Berpotensi Dongkrak Pendapatan RI
- Danantara Gaet IDSurvey di Proyek Pengelolaan Sampah, Ini Tugasnya
Selain itu, lembaga di bawah naungan Danantara Indonesia tersebut dapat berpartisipasi dalam program berbagi pandangan yang diselenggarakan oleh forum guna menyelaraskan kerangka tata kelolanya dengan standar global.
Sementara itu, Chief Executive IFSWF Duncan Bonfield menyambut positif bergabungnya lembaga investasi asal Indonesia ini ke dalam komunitasnya.
“Sejak didirikan, Danantara Indonesia telah menunjukkan komitmen yang kuat terhadap tata kelola yang baik, profesionalisme, dan transparansi, serta akan menjadi anggota yang berharga bagi komunitas kami,” ungkap Duncan.
Ke depan, Danantara Indonesia akan memanfaatkan status keanggotaan baru ini sebagai landasan utama untuk memperdalam kemitraan dengan komunitas investor berdaulat global yang tergabung dalam forum.
Salah satu langkah konkret yang dibidik perseroan adalah melakukan proses penilaian mandiri atau self-assessment terhadap Santiago Principles demi memperkuat basis tata kelola kelembagaan secara berkelanjutan.






Komentar (0)