Polres Sampang mengungkap 27 pelaku pemerkosaan terhadap seorang wanita di Kabupaten Sampang, Madura, punya grup WhatsApp untuk berkoordinasi. Aksi bejat para pelaku sejak Februari hingga Mei 2026.
Grup WhatsApp itu dibuat otak pelaku berinisial AP (15).
"Di situ sempat dibuat grup oleh si AP. Ada grupnya," ujar Kasat Reskrim Polres Sampang, Iptu Nur Fajri Alim, Kamis (16/7).
Nur Alim menuturkan, AP dalam menjalankan aksi bejatnya mengajak teman-temannya.
"AP ini ngajak teman, temannya itu ngajak teman lagi (begitu seterusnya)," ujarnya.
Hingga saat ini, 13 dari total 27 tersangka telah ditangkap. Sementara itu, 14 tersangka lainnya masih dalam pengejaran polisi. Mereka berinisial AR (17), MH (17), MA (15), AP (15), D (16), MR (17), R (42), MHA (13), MFS (13), AS (14), F (25), AP (15), dan W (17).
Polisi menyebut AP diduga menjadi pihak yang menginisiasi aksi tersebut. Korban dan AP diketahui telah saling mengenal sebelum peristiwa itu terjadi.
Pada Februari 2026, korban bertemu dengan AP bersama sejumlah rekannya. Korban kemudian diajak berkeliling menggunakan sepeda motor.
Namun, korban diduga dibawa ke area semak-semak di Desa Panggung, Kecamatan Sampang, Kabupaten Sampang. Di lokasi tersebut, AP bersama tersangka lainnya diduga melakukan tindak pidana terhadap korban.
Menurut penyidik, perbuatan tersebut diduga dilakukan berulang kali di sejumlah lokasi berbeda selama kurun waktu Februari hingga Mei 2026.






Komentar (0)