Komoditas Kopi Premium Indonesia Digenjot Bersaing ke Pasar Ekspor

tvonenews.com
1 jam lalu
Cover Berita

Jakarta, tvOnenews.com - Kementerian Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Kemendes PDT) menggenjot ekspor komoditas kopi premium Indonesia dalam upaya memeperkuat daya saing prodduk nasional di pasar global.

Langkah itu dilakukan dalam mewujudkan Asta Cita milik Presiden RI, Prabowo Subianto melalui perencanaan program Desa Ekspor serta berkolaborasi dengan Barisan 8 Center (B8C).

Program tersebut ditujukan untuk membuka akses ekspor berbagai produk kopi premium Indonesia untuk menjangkau luas pasar internasional.

Porgram itu turut menargetkan 5.000 desa sebagai sentra penghasil kopi premium untuk menjadi bagian dari ekosistem ekspor nasional.

Ketua Umum Barisan 8 Center, Andrio Caesario berharap langkah ini mampu meningkatkan nilai tambah produk pertanian sekaligus mengangkat kesejahteraan petani diberbagai daerah.

"Indonesia memiliki kualitas kopi yang diakui dunia. Berbagai jenis kopi nusantara telah menjadi favorit di banyak negara. Potensi ini harus dimanfaatkan secara maksimal agar Indonesia tidak hanya menjadi penghasil bahan baku, tetapi juga menjadi pemain utama dalam perdagangan kopi dunia," kata Andrio kepada awak media, Jakarta, Kamis (16/7/2026).

Andrio memaparkan program Desa Ekspor turut mendorong lahirnya wirausahawan desa yang mandiri dari bebrbagai desa.

"Kami ingin petani kopi tidak lagi hanya menjadi buruh tani, tetapi naik kelas menjadi pengusaha yang memiliki akses langsung ke pasar global. Dengan begitu, program Presiden dalam mengentaskan kemiskinan dapat berjalan lebih optimal," kata Andrio. 

Andrio mengaku program ini bakal berjalan usai penandatanganan MoU antara Kemendes PDT dan B8C.

Ia menekankan kolaborasi tersebut upaya mengoptimalkan potensi desa melalui penguatan kualitas produk, pendampingan, hilirisasi, hingga perluasan jaringan pemasaran ekspor.

Selain itu, kata Andrio, program Desa Ekspor tak hanya berfokus pada komoditas kopi tetapi juga peningkatan kualitas sumber daya manusia di desa.

"Saya berharap sebagai anak bangsa kita terus berkarya secara positif untuk kemajuan Indonesia. Negara kita adalah negara yang kaya dengan sumber daya dan potensi luar biasa. Mari kita sibukkan diri dengan karya nyata, bukan hanya mengkritik tanpa memberikan solusi. Kalau bukan kita yang membangun bangsa ini, siapa lagi? Mari bersama-sama mewujudkan visi Indonesia Emas melalui desa yang maju, mandiri, dan berdaya saing," pungkasnya.(raa)


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
12 Kebetulan Spanyol di Piala Dunia 2026 yang Mirip Edisi Juara 2010
• 8 jam lalu
0
thumb
Bukalapak (BUKA) Serap Seluruh Dana IPO Rp21,3 Triliun
• 6 jam lalu
0
thumb
Menanti JPO Baru di Tendean, Sangat Dibutuhkan Warga tetapi Anggarannya Belum Ada
• 11 jam lalu
0
thumb
2 Assist Messi Hancurkan Inggris, Argentina Tantang Spanyol di Final Piala Dunia 2026
• 12 jam lalu
0
thumb
Rekening Diduga Diaktifkan Tanpa Izin, Warga Makassar Laporkan Dugaan Pencucian Uang ke Polda Sulsel
• 5 jam lalu
0
Berhasil disimpan.