Situbondo (beritajatim.com) – Angin kencang yang dipicu cuaca ekstrem menerjang Kelurahan Dawuhan, Kecamatan/Kabupaten Situbondo, Kamis (16/7/2026) sekitar pukul 10.15 WIB. Akibatnya, dua rumah warga mengalami kerusakan dengan total kerugian ditaksir mencapai Rp4,5 juta.
Koordinator Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana (Pusdalops-PB) BPBD Situbondo, Puriyono, mengatakan dua rumah yang terdampak merupakan milik Erwin Kurniawan dan Nahar di Jalan Ahmad Yani, Lingkungan Dam, RT 003 RW 001, Kelurahan Dawuhan.
“Peristiwa ini disebabkan cuaca ekstrem berupa angin kencang yang mengakibatkan dua rumah warga mengalami kerusakan. Tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam kejadian tersebut,” kata Puriyono, Kamis siang.
Ia menjelaskan, rumah milik Erwin Kurniawan mengalami kerusakan sedang. Atap seng dan asbes di bagian dapur serta tempat usahanya beterbangan diterjang angin. Kerugian akibat kerusakan tersebut diperkirakan sekitar Rp4 juta.
Sementara itu, rumah milik Nahar mengalami kerusakan ringan pada bagian ruang tengah. Nilai kerugian ditaksir sekitar Rp500 ribu.
Puriyono menuturkan, berdasarkan keterangan di lokasi, saat kejadian istri Erwin Kurniawan sedang memasak di dapur. Tiba-tiba terdengar suara gemuruh dari arah atap rumah. Ia kemudian bergegas keluar rumah sambil meminta pertolongan kepada warga sekitar.
“Beruntung seluruh penghuni rumah berhasil menyelamatkan diri sehingga tidak ada korban luka maupun korban jiwa,” ujarnya.
Setelah menerima laporan dari warga, BPBD Situbondo langsung mengerahkan personel Pusdalops dan Tim Reaksi Cepat (TRC) ke lokasi kejadian.
Petugas melakukan asesmen cepat terhadap kerusakan, berkoordinasi dengan Kecamatan Situbondo, Koramil, Polsek, Pemerintah Kelurahan Dawuhan, Tagana, serta unsur terkait lainnya.
Selain melakukan pendataan, BPBD juga menyiapkan kajian kebutuhan pascabencana (Jitupasna) sebagai dasar penyaluran bantuan logistik dan bantuan lain yang dibutuhkan warga terdampak.
Puriyono mengimbau masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan mengingat cuaca ekstrem berupa angin kencang masih berpotensi terjadi di wilayah Situbondo.
“Kami mengimbau masyarakat untuk selalu waspada, terutama saat angin kencang terjadi. Periksa kondisi atap rumah dan pohon-pohon yang berada di sekitar tempat tinggal. Apabila terjadi keadaan darurat, segera laporkan kepada BPBD atau aparat setempat agar penanganan dapat dilakukan dengan cepat,” pungkasnya. (awi/kun)





Komentar (0)