Menteri Hukum RI, Supratman Andi Agtas, resmi mengambil sumpah WNI pesepakbola asal Hawai, USA, Luke Anthony Vickery di KJRI Sydney, Australia.
Luke Vickery disumpah menjadi WNI setelah melalui prosedur tahapan panjang. Sebelumnya Luke Vickery diusulkan PSSI melalui Kementerian Pemuda dan Olahraga untuk menjadi WNI pada awal 2026. Setelah melalui seleksi administrasi dan kajian tim pemeriksa peneliti pemberian kewarganegaraan (TP3K) lintas kementerian, Luke dinilai layak untuk diberi kewarganegaraan Indonesia.
Selanjutnya proses rekomendasi di DPR diperoleh pada 17 Juni 2026 dan diusulkan kepada Presiden untuk tetapkan sebagai WNI. Luke adalah pesepakbola kelahiran Kailua, Honolulu, Hawai dan saat ini berusia 19 tahun. Adapun garis keturunan sebagai WNI, Luke Very memiliki nenek dari garis keturunan Ibu yang lahir di Medan pada 3 Desember 1937.
Sebagai pesepakbola profesional, saat ini Luke Vickery bermain untuk Kesebelasan McArthur Sydney yang berlaga di Liga A Australia. Sebelum bermain di McArthur, Luke Vickery sempat bermain untuk Western United, Liga A Australia.
Dalam pesan sumpah naturalisasi Menteri Hukum berharap Luke Vickery bisa berjuang untuk mewujudkan Indonesia tampil di Piala Dunia 2030.
“Saya berharap Luke bisa berjuang bersama dengan pemain timnas lain untuk bahu membahu mewujudkan keinginan Bapak Presiden Prabowo Subianto dan Masyarakat Indonesia, untuk tampil di Piala Dunia 2030,” kata Supratman Andi Agtas.
Luke juga menanggapi antusias proses naturalisasi dirinya menjadi WNI dan siap berjuang untuk merah putih. “Saya bersama tim siap untuk membawa Indonesia tampil di Piala Dunia 2030,” ujar Luke.
Proses sumpah naturalisasi ini didampingi juga oleh Sekretaris Jenderal Kementerian Hukum RI, Nico Afinta dan Wakil Duta Besar RI untuk Australia, Lintang Paramitasari Parnohadiningrat dan Kepala Konsulat Jenderal RI di Sydney, Pendekar Muda Leonard Sondakh.






Komentar (0)