KOMPAS.TV - Kebutuhan masyarakat terhadap kemampuan berbahasa Inggris terus meningkat seiring dengan berkembangnya dunia pendidikan hingga dunia kerja yang semakin kompetitif.
Kondisi ini mendorong hadirnya berbagai lembaga kursus yang menawarkan metode pembelajaran inovatif agar peserta didik tidak hanya mahir berbahasa, tetapi juga memiliki bekal keterampilan yang relevan untuk masa depan.
Di tengah persaingan industri pendidikan nonformal, lembaga kursus yang mampu bertahan dalam jangka panjang menjadi indikator penting terhadap kualitas layanan dan kepercayaan masyarakat. Konsistensi dalam menjaga mutu pembelajaran, beradaptasi dengan perubahan zaman, hingga memperluas jangkauan layanan menjadi faktor yang menentukan keberlangsungan sebuah institusi pendidikan.
Salah satu lembaga pendidikan non-formal yang menunjukkan perkembangan tersebut adalah LEIT (Leadership English Institute). Berdiri sejak 18 September 2005, LEIT kini telah memasuki lebih dari dua dekade perjalanan di dunia pendidikan Bahasa Inggris. Pada 2026, LEIT berhasil menambah 15 cabang baru, sehingga total jaringan yang dimiliki kini mencapai hampir 30 cabang yang tersebar di berbagai wilayah Indonesia.
Selama lebih dari 20 tahun beroperasi, LEIT telah melewati berbagai tantangan, mulai dari krisis ekonomi, pandemi Covid-19, hingga persaingan dengan berbagai lembaga kursus lainnya. Meski demikian, LEIT terus berkembang berkat konsistensi dalam menghadirkan metode pembelajaran yang memadukan kemampuan Bahasa Inggris dengan pembentukan karakter kepemimpinan (leadership).
Perpaduan Bahasa Inggris dan Leadership Jadi Pembeda
Berbeda dengan lembaga kursus Bahasa Inggris pada umumnya, LEIT mengembangkan pendekatan pembelajaran yang menggabungkan penguasaan bahasa dengan nilai-nilai kepemimpinan melalui konsep ICISD, yakni Integrity, Compassion, Intelligence, Self-confidence, dan Determination.
Nilai-nilai tersebut diperkenalkan kepada setiap peserta didik dalam proses pembelajaran sehingga diharapkan mampu membentuk karakter sekaligus meningkatkan kemampuan berkomunikasi dalam Bahasa Inggris.
Dalam proses belajar mengajar, LEIT juga menggunakan standar Common European Framework of Reference (CEFR) yang menjadi acuan pembelajaran Bahasa Inggris di berbagai negara Eropa. Materi pembelajaran didukung buku-buku internasional dari penerbit ternama seperti Pearson, Oxford, dan Cambridge.
Metode pengajarannya mengombinasikan pendekatan induktif dan deduktif sehingga peserta memperoleh pengalaman belajar yang lebih interaktif dan mudah dipahami. Pendekatan tersebut menjadi salah satu keunggulan yang membedakan LEIT dibandingkan lembaga kursus lainnya.
Penulis : ADV-Pasangiklan.com
Sumber : Kompas TV
- Advertorial
- Lembaga Kursus
- Bahasa Inggris






Komentar (0)