Persaingan FMCG Makin Ketat, Worldpanel Ungkap Strategi agar Merek Terus Tumbuh

tabloidbintang.com
7 jam lalu
Cover Berita

TABLOIDBINTANG.COM - Persaingan merek produk kebutuhan sehari-hari atau fast-moving consumer goods (FMCG) di Indonesia semakin panas. 

Laporan Brand Footprint 2026 dari Worldpanel by Numerator menunjukkan jumlah merek yang dipantau meningkat dari 436 menjadi 451, membuat perebutan perhatian konsumen semakin ketat.

Managing Director Worldpanel Indonesia, Venu Madhav, dalam keterangannya kepada awak media di Jakarta, Rabu (15/7) siang, mengungkapkan hanya 44 persen merek yang mampu mencatatkan pertumbuhan sepanjang 2025. 

Angka itu turun signifikan dibandingkan 62 persen pada periode sebelumnya.

"Konsumen masih berbelanja secara rutin, tetapi merek tidak lagi dapat mengandalkan pertumbuhan pasar semata. Memenangkan pembeli baru menjadi lebih penting daripada sebelumnya," ujar Venu.

Meski demikian, perilaku belanja masyarakat Indonesia relatif stabil.

Rata-rata setiap rumah tangga membeli sekitar 95 merek kebutuhan sehari-hari dalam setahun dan melakukan sekitar 293 perjalanan belanja.

Tantangannya kini bukan membuat konsumen tetap berbelanja, melainkan membuat mereka memilih merek tertentu.

Inovasi dan Penetrasi Jadi Penentu

Laporan tersebut juga menegaskan bahwa sekitar 80 persen merek yang bertumbuh berhasil meningkatkan penetrasi rumah tangga atau jumlah pembeli baru. 

Karena itu, inovasi produk, distribusi yang luas, serta strategi pemasaran yang tepat sasaran menjadi faktor utama memenangkan persaingan.

Marketing Lead Worldpanel Indonesia, Corina Fajriyani, mengatakan tekanan ekonomi domestik hingga gejolak geopolitik membuat konsumen, terutama kelas menengah ke bawah, semakin selektif dalam berbelanja.

"Penetrasi diperlukan untuk merekrut lebih banyak pembeli. Jika penetrasi tumbuh, maka frekuensi pembelian juga akan meningkat. Inovasi produk baru akan mampu menarik lebih banyak konsumen," jelasnya.

Corina menyebut ada empat strategi utama agar merek terus tumbuh, yakni memperluas jangkauan pasar, memenangkan konsumen di titik pembelian, meningkatkan frekuensi konsumsi, dan membangun loyalitas pelanggan.

Dalam daftar 10 merek FMCG paling banyak dipilih konsumen Indonesia, Indomie kembali menempati posisi pertama. 

Peringkat berikutnya diisi So Klin, Mie Sedaap, Roma, Indofood, Royco, Kapal Api, Nabati, Masako, dan Frisian Flag. Tahun ini Indofood dan Royco saling bertukar posisi, sementara Frisian Flag kembali masuk 10 besar.

Worldpanel juga menyoroti keberhasilan merek lokal seperti Desaku yang sukses menarik lebih dari enam juta pembeli baru melalui inovasi produk, kemasan sachet, dan distribusi yang kuat. 

Sementara Baby Happy berhasil merekrut sekitar 1,7 juta pembeli baru berkat harga kompetitif, inovasi kemasan, serta perluasan distribusi di berbagai kanal penjualan.

Laporan ini menegaskan di tengah persaingan FMCG yang semakin sengit, pertumbuhan berkelanjutan tidak lagi hanya bergantung pada ukuran merek, tetapi pada kemampuan memahami kebutuhan konsumen dan terus menghadirkan inovasi yang relevan.


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Mantan Pemain Chonburi FC Resmi Merapat ke Bali United, Ini Profilnya
• 10 jam lalu
0
thumb
Purnawirawan TNI Teguh Arief Indratmoko Jadi Dirut Peruri
• 7 jam lalu
0
thumb
IHSG Sesi 1 Ditutup Menguat ke Level 6.064,46
• 5 jam lalu
0
thumb
Menteri PU Dody Bantah Mutasi Para ASN karena Surat Perjalanan Dinas ke AS Bocor
• 2 jam lalu
0
thumb
Berstatus HSC, HATM Siap Jalani Private Placement 800 Juta Saham
• 5 jam lalu
0
Berhasil disimpan.