Layar Samsung Galaxy Z Fold 8 Series Jauh Lebih Kuat dan Tahan Ditekuk

kumparan.com
5 jam lalu
Cover Berita

Samsung memperkenalkan teknologi layar baru bernama Flex Titanium untuk Galaxy Z Fold 8 Series yang bakal hadir di bulan ini. Layar ini akan memiliki lapisan struktur dan material layar foldable yang lebih kuat dibanding layar smartphone lipat generasi di bawahnya.

Flex Titanium mengintegrasikan dua komponen berbasis titanium, yaitu titanium-alloy film dan titanium plate, yang bekerja secara berbarengan untuk menciptakan keseimbangan antara desain yang tipis, fleksibilitas, dan kekuatan dalam struktur layar foldable.

“Keunggulan Samsung dalam kategori foldable terletak pada kemampuan kami untuk memahami kebutuhan pengguna dan menerjemahkannya menjadi inovasi teknologi yang memberikan manfaat nyata dalam kehidupan sehari-hari,” ujar Sunghoon Moon, EVP dan Senior Executive, Mobile R&D Office - H/W, Samsung Electronics.

“Pada generasi foldable Galaxy berikutnya, Samsung menggabungkan pengalaman dan keahlian yang telah dibangun selama bertahun-tahun untuk menghadirkan inovasi layar yang mampu meningkatkan pengalaman pengguna, termasuk melalui pengalaman menonton yang semakin unggul.”

Samsung memiliki rekam jejak panjang dalam mengembangkan teknologi layar mobile, seperti mendorong adopsi teknologi AMOLED di tahun 2007 dan menghadirkan solusi layar fleksibel yang memungkinkan desain perangkat foldable.

Inovasi terbaik lahir dari proses penyempurnaan yang berkelanjutan dan pemahaman mendalam terhadap kebutuhan pengguna. Selama perjalanan tujuh generasi Galaxy foldable, Samsung terus mempelajari bagaimana konsumen menggunakan perangkat ini dalam kehidupan sehari-hari dan menerjemahkan masukan tersebut menjadi pengembangan baru.

Dari generasi ke generasi, smartphone foldable tak berhenti menyempurnakan dirinya dengan layar yang lebih luas dan imersif, lipatan layar yang semakin minim terlihat, serta desain yang tetap mengutamakan ketahanan dan kemudahan dibawa ke mana saja.

Layar Flex Titanium untuk foldable phone Samsung terbaru ini dibuat dengan material yang memiliki kekuatan untuk menghadapi tekanan eksternal, fleksibilitas untuk mendukung penggunaan lipat berulang kali, serta desain yang tetap tipis agar perangkat dapat mempertahankan bentuknya yang ramping. Keseimbangan antara ketiga elemen tersebut menjadi fondasi penting dalam evolusi teknologi foldable, dan titanium hadir sebagai material yang mampu menjawab kebutuhan tersebut.

Selama bertahun-tahun, titanium dikenal sebagai material pilihan untuk berbagai teknologi dengan tuntutan tinggi berkat kombinasi kekuatan dan daya tahannya. Material titanium bahkan telah digunakan dalam aplikasi seperti antena satelit dan roda wahana rover Mars.

Meski memiliki ketangguhan luar biasa, karakter titanium yang cenderung kaku membuat penerapannya pada perangkat foldable menjadi tantangan tersendiri. Melalui inovasi dan keahlian dalam pengembangan perangkat, Samsung berhasil mengoptimalkan penggunaan titanium pada dua komponen penting: titanium-alloy film dan titanium plate.

Titanium-alloy film berperan sebagai lapisan pendukung yang memperkuat struktur layar dari dalam, tepat di bawah panel OLED. Dibandingkan film berbahan polimer konvensional, material premium ini menawarkan tingkat kekakuan mekanis hingga 20 kali lebih tinggi. Melalui proses rolling presisi, titanium-alloy film dapat dibuat dengan ketebalan yang super tipis, yakni hanya sepertiga dari rata-rata diameter sehelai rambut manusia, sehingga memungkinkan desain panel layar yang lebih ramping tanpa mengurangi ketahanan.

Di bawah lapisan tersebut, terdapat titanium plate yang berfungsi sebagai struktur pendukung fleksibel untuk menopang modul layar dari bagian bawah. Melalui teknologi pemrosesan lubang canggih pada pelat titanium, struktur ini memungkinkan koneksi yang lebih erat antara pelat dan modul layar dengan mengurangi celah udara di antara keduanya. Hasilnya, struktur tersebut membuat layar lebih stabil saat perangkat dibuka (unfold) sekaligus tetap fleksibel saat dilipat berulang kali.

Selain peningkatan pada struktur layar, Flex Titanium juga mengintegrasikan arsitektur beresolusi tinggi dengan material organik generasi terbaru untuk menghasilkan kualitas visual yang lebih tajam sekaligus mengoptimalkan konsumsi daya. Perpaduan ini memungkinkan peningkatan efisiensi daya baterai yang signifikan tanpa mengurangi performa tampilan.

“Melalui penerapan teknologi lubang bermikropola pada bagian lipatan pelat titanium, kami mampu menghadirkan struktur yang tetap fleksibel sekaligus memiliki daya tahan yang kokoh,” ujar Kyung-Jin Yoo, EVP dan Head of Mobile Display Product Development Team, Samsung Display.

“Dengan memadukan teknologi layar beresolusi tinggi dan material organik terbaru yang mendukung efisiensi energi, kami berkomitmen untuk terus mengembangkan pengalaman foldable Galaxy di masa depan.”

Secara keseluruhan, berbagai inovasi ini menghadirkan pengalaman layar foldable yang semakin matang, dengan struktur yang lebih kuat, tampilan yang lebih imersif, serta desain lipatan yang semakin tersamarkan untuk memberikan pengalaman visual yang lebih seamless bagi pengguna. Kombinasi berbagai inovasi ini membuka babak baru bagi pengalaman penggunaan HP lipat milik Samsung.


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Pakai masker, kualitas udara Jakarta tidak sehat
• 9 jam lalu
0
thumb
Enam Bulan Jadi Peserta TASPEN, Ahli Waris Nurijah Terima Manfaat Rp 832,8 Juta
• 20 jam lalu
0
thumb
Harga Emas Antam di Pegadaian Hari Ini Kamis 16 Juli 2026
• 9 jam lalu
0
thumb
Melihat Antusiasme Siswa Disabilitas Wujudkan Mimpi Kunjungi Istana Kepresidenan
• 3 jam lalu
0
thumb
Duel Inggris vs Argentina, Bung Joy Prediksi Skor Imbang dan Lanjut Penalti
• 17 jam lalu
0
Berhasil disimpan.