Pogacar pertahankan jersi kuning meski nyaris terjatuh di etape ke-11

antaranews.com
8 jam lalu
Cover Berita
Jakarta (ANTARA) - Pembalap UAE Emirates XRG Tadej Pogacar berhasil mempertahankan jersi kuning pemimpin klasemen umum Tour de France 2026 setelah melewati etape ke-11 dari Vichy menuju Nevers, Rabu (15/7), yang berakhir dengan kemenangan sprinter Uno-X Mobility Soren Waerenskjold.

"Ini etape yang sangat cepat. Fokus utama kami adalah tetap aman," kata Pogacar seusai balapan dikutip dari laman Tour de France, Kamis.

Pogacar selamat melewati etape datar sepanjang 163,1 kilometer yang berlangsung dengan kecepatan rata-rata 50,9 km/jam, menjadikannya etape non-time trial tercepat dalam sejarah Tour de France.

Meski finis aman bersama kelompok utama, juara bertahan Tour de France itu mengaku sempat mengalami momen menegangkan ketika hampir terjatuh akibat melindas botol minuman yang tergeletak di jalan.

"Ada satu momen ketika roda depan saya melindas botol yang terlepas dan saya hampir terjatuh. Saya benar-benar mengira akan jatuh. Untungnya saya masih bisa menjaga kendali sepeda, sehingga semuanya berakhir dengan baik," ujar Pogacar.

Menurut pembalap asal Slovenia tersebut, tingginya kecepatan etape dipengaruhi oleh banyaknya pembalap kuat yang berusaha membentuk breakaway sehingga tim-tim sprinter harus terus bekerja keras untuk mengejar mereka.

Baca juga: Waerenskjold rebut kemenangan perdana di etape ke-11 Tour de France

Etape ke-11 diwarnai sejumlah upaya serangan sejak awal balapan. Mathieu van der Poel menjadi salah satu pembalap yang aktif menyerang, sebelum akhirnya terbentuk kelompok terdepan yang terdiri atas Julian Alaphilippe, Anthon Charmig, Nelson Oliveira, dan Mathis Le Berre.

Kelompok breakaway sempat unggul hingga 1 menit 40 detik, tetapi peloton yang dipimpin tim-tim sprinter mampu memangkas selisih waktu. Tiga pembalap yang tersisa di depan akhirnya tertangkap enam kilometer menjelang finis.

Pada sprint penentuan, Waerenskjold melancarkan akselerasi sekitar 350 meter sebelum garis akhir untuk meraih kemenangan etape pertamanya di Tour de France. Ia mengalahkan Olav Kooij (Decathlon CMA CGM) dan Jasper Philipsen (Alpecin-Deceuninck).

Kemenangan tersebut menjadi kebangkitan bagi Waerenskjold setelah sehari sebelumnya mengalami kecelakaan pada etape menuju Le Lioran yang membuatnya finis di urutan terakhir. Bahkan pada etape ke-11 ia sempat meminta penanganan dokter lomba karena mengalami cedera pada tangan kanannya.

Sementara itu, hasil etape ini tidak mengubah posisi Pogacar di puncak klasemen umum sehingga ia tetap mengenakan jersi kuning memasuki etape ke-12 menuju Chalon-sur-Saône, yang kembali diprediksi menjadi kesempatan bagi para sprinter untuk bersaing memperebutkan kemenangan.

Baca juga: Van der Pool menangi etape kesembilan Tour de France 2026

Baca juga: Merlier raih kemenangan beruntun pada etape kedelapan Tour de France


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Sarwendah Hadiri Sidang Gugatan Hak Asuh Anak yang Diajukan Ruben Onsu
• 23 jam lalu
0
thumb
Japan Open 2026: Rachel/Febi Ungkap Faktor Kekalahan dari Unggulan 2
• 19 jam lalu
0
thumb
Tumbuh 2,1 Persen, Utang Luar Negeri RI Hampir Tembus Rp 8.000 Triliun Per Mei 2026
• 21 jam lalu
0
thumb
Lionel Scaloni Sudah Prediksi Spanyol vs Argentina Bakal Terjadi di Piala Dunia 2026
• 4 jam lalu
0
thumb
Prabowo Persilakan BGN Kaji Pendistribusian MBG Lewat Kantin Sekolah Selain SPPG
• 17 jam lalu
0
Berhasil disimpan.