TABLOIDBINTANG.COM - Menjaga otot menjadu salah satu cara untuk menjaga kualitas hidup. Tentunya dilengkapi dengan pemenuhan asupan protein dan latihan beban. Cara ini bermanfaat untuk mencegah sarcopenia.
Sarcopenia merupakan kondisi yang ditandai dengan penurunan massa, kekuatan, dan fungsi otot, serta berkaitan signifikan dengan penurunan fungsi tubuh jangka panjang. dr. Andhika Raspati, Sp.KO, Dokter Spesialis Kedokteran Olahraga saat jumpa media menjelaskan bahwa sarcopenia merupakan kondisi yang kerap tidak disadari, namun berdampak besar terhadap kualitas hidup.
“Sarcopenia tidak hanya memengaruhi kekuatan otot, tetapi juga kualitas hidup secara keseluruhan. Penelitian menunjukkan bahwa individu dengan sarcopenia memiliki kualitas hidup yang lebih rendah, termasuk keterbatasan aktivitas, penurunan mobilitas, hingga peningkatan kelelahan dan nyeri. Bahkan, risiko penurunan fungsi fisik dan kognitif dapat meningkat hingga dua kali lipat dibandingkan individu tanpa sarcopenia,” ungkap dr. Andhika Raspati.
Ia menambahkan, kombinasi antara latihan kekuatan dan pemenuhan protein harian menjadi kunci utama dalam menjaga massa otot dan fungsi tubuh, untuk mencegah sarcopenia.
“Aktivitas seperti jalan kaki tetap penting untuk kesehatan kardiovaskular, tetapi belum cukup untuk mempertahankan massa otot. Latihan yang paling efektif adalah resistance training atau latihan beban. Tujuan akhirnya bukan hanya meningkatkan kekuatan, tetapi menjaga fungsi dan kemandirian dalam jangka panjang. Karena pada akhirnya, menjaga otot adalah menjaga kualitas hidup,” tambah dr. Dhika.
Oleh karena itu, untuk pertama kalinya, HiLo menghadirkan HiLo Strong Fest di Tangerang. Bertempat di Hotel Episode, Gading Serpong, festival olahraga ini mengajak masyarakat membangun kekuatan otot sebagai investasi kualitas hidup jangka panjang melalui semangat #NabungOtot.
Festival ini menjadi bagian dari rangkaian peringatan World Sarcopenia Day yang diperingati setiap 4 Juli, sekaligus menegaskan komitmen berkelanjutan HiLo dalam meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya mencegah sarcopenia sejak usia produktif.
Setelah sukses diselenggarakan di 10 kota pada 2025, HiLo Strong Fest 2026 hadir dengan jangkauan yang lebih luas. Tahun ini, HiLo menargetkan lebih dari 8.000 peserta di 14 kota di Indonesia untuk mengikuti berbagai aktivitas olahraga yang berfokus pada penguatan otot, seperti Body Combat, Pilates, Barre, Poundfit, hingga Hybrid Fitness Race.
Beragam pilihan aktivitas tersebut dirancang agar masyarakat dapat menemukan olahraga yang sesuai dengan preferensi dan gaya hidupnya. Selain Tangerang, HiLo Strong Fest 2026 juga diselenggarakan di Medan, Lampung, Pekanbaru, Palembang, Jakarta, Bandung, Semarang, Surabaya, Banjarmasin, Samarinda, Makassar, Manado, dan Bali.
Susana, Head of Strategic Marketing Nutrifood, mengatakan, “Selama lebih dari dua dekade, HiLo telah menjadi bagian dari perjalanan hidup sehat masyarakat Indonesia. Melalui HiLo Strong Fest, kami ingin mengajak masyarakat melihat bahwa kesehatan otot bukan hanya isu bagi lansia, tetapi investasi yang perlu dimulai sejak usia produktif."
Karena itu, lanjutnya, selain aktif bergerak dan berolahraga, penting juga untuk memastikan asupan protein harian terpenuhi. Inilah semangat #NabungOtot yang kami usung, membangun kekuatan tubuh hari ini untuk kualitas hidup yang lebih baik di masa depan.
Komitmen tersebut juga diwujudkan melalui berbagai inovasi nutrisi tinggi protein, termasuk hadirnya HiLo Clear Water Protein Peach, minuman tinggi protein dengan kalsium, vitamin, dan mineral, serta bebas laktosa dengan rasa peach yang menyegarkan. Inovasi ini melengkapi berbagai pilihan produk HiLo yang dirancang untuk membantu masyarakat memenuhi kebutuhan protein secara lebih praktis dan menyenangkan di tengah gaya hidup yang semakin aktif.
Penelitian menunjukkan bahwa asupan protein yang rendah (≤1 g/kgBB/hari) dan aktivitas fisik yang kurang (<150 menit/minggu) berkaitan dengan risiko sarcopenia yang lebih tinggi.
Berdasarkan Angka Kecukupan Gizi untuk orang Indonesia tahun 2019, minimal kebutuhan protein harian usia 19-64 tahun adalah 65 gram per hari untuk laki-laki dan 60 gram per hari untuk perempuan.
Tentunya akan meningkat seiring dengan peningkatan aktivitas fisik, termasuk olahraga. Selain jumlah, jenis protein juga penting. Whey protein, terutama yang kaya leusin, yang dikombinasikan dengan resistance training terbukti dapat menghasilkan peningkatan massa otot, kekuatan, dan performa fisik pada lansia dengan sarcopenia.
Sebagai bagian dari komitmennya, HiLo terus menghadirkan berbagai inisiatif dan inovasi untuk mendukung gaya hidup aktif yang lebih dekat, praktis, dan menyenangkan bagi masyarakat. HiLo tidak hanya menyediakan nutrisi yang penting untuk otot, namun juga berharap bisa menciptakan ekosistem hidup sehat yang menyeluruh, dengan memberikan edukasi di berbagai lapisan masyarakat, termasuk Round Table Discussion bagi para dokter di berbagai kota.





Komentar (0)