Motif Teror Bom SD Srengseng Sawah 15: Tersinggung Ucapan Guru

liputan6.com
19 jam lalu
Cover Berita

Liputan6.com, Jakarta - Polisi mengungkap motif di balik aksi teror bom di SDN Srengseng Sawah 15 Pagi, Jagakarsa, Jakarta Selatan. Pelaku berinisial MY diduga nekat melakukan teror karena tersinggung dengan ucapan guru terkait biaya seragam sekolah anaknya.

"Jadi beberapa hari sebelum kejadian, kan nanya dia masalah seragam. Jawabannya 'Udah, enggak usah beli seragamnya, saya tahu kondisi kamu kan begitu'," kata Kepala Seksi Humas Polres Metro Jakarta Selatan AKP Joko Adi di Polres Metro Jakarta Selatan, Rabu (15/7/2026).

Advertisement

BACA JUGA: Buntut Teror Bom di Sekolah, DPR Minta Keamanan Diperketat

Menurut polisi, MY mengaku mendengar ucapan tersebut saat berbincang dengan salah seorang guru di sekolah. Sebagai orang tua murid, ia merasa tersinggung hingga nekat melakukan aksi teror. Namun, pelaku mengaku tidak menyangka tindakannya akan menimbulkan kehebohan.

Di sisi lain, istri dan dua anak MY kini telah diungsikan oleh keluarga. Anak pelaku juga tidak lagi bersekolah di SDN Srengseng Sawah 15 Pagi setelah kasus tersebut terungkap.

Ketua RT 03/RW 04 Gang Kidan, Srengseng Sawah, Jagakarsa, Jakarta Selatan, Anton Sianipar, mengatakan istri dan kedua anak MY untuk sementara tinggal di rumah orang tua dari pihak istri.

"Anak pelaku dan istrinya saat ini sudah tidak tinggal lagi di lingkungan RT 03 RW 04, sudah diungsikan pihak keluarga di rumah orang tua dari pihak perempuan," kata Anton Sianipar saat ditemui di Jagakarsa, Jakarta Selatan, Rabu.

Anton menjelaskan keputusan tersebut diambil setelah melalui berbagai pertimbangan pascainsiden teror bom.

Menurut dia, langkah itu dilakukan untuk menghindari trauma yang mungkin dialami istri dan kedua anak pelaku akibat situasi di lingkungan sekitar.

"Dia setelah kejadian itu anak sama istri diungsikan dan anaknya itu sudah tidak bersekolah lagi di SDN Srengseng Sawah itu, jadi belum didampingi pihak kepolisian atau Komisi Perlindungan Anak," ucapnya.

 


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
BPJS Ketenagakerjaan Gandeng OJK dan Pemda Tingkatkan Literasi Keuangan Penerima Manfaat
• 20 jam lalu
0
thumb
Kemendag: Produk pangan RI meraih potensi ekspor Rp34 miliar di Korea
• 6 jam lalu
0
thumb
Dorong Capaian Pelayanan Kesehatan, PLN Resmikan Klinik Pratama Karlisna Medika
• 6 jam lalu
0
thumb
Viral Kepergok Curi Minyak Goreng, Perempuan Nyebur ke Kali
• 20 jam lalu
0
thumb
Messi Bantah Argentina Diistimewakan, Sebut ke Final Karena Kerja Keras 
• 4 jam lalu
0
Berhasil disimpan.