KIEV, KOMPAS.TV - Presiden Komisi Eropa Ursula von der Leyen mengunjungi Kiev pada Rabu (15/7/2026), untuk memperingati Hari Kemerdekaan Ukraina. Dalam kunjungan ini, ia berjanji untuk terus mendukung kemerdekaan negara tersebut, terutama dalam upaya melawan invasi Rusia.
Para pejabat senior dari negara-negara Eropa tenggara juga diperkirakan akan hadir di Kiev pada hari Rabu untuk pertemuan berkala yang berfokus pada Laut Hitam dan keamanan regional.
Pertemuan tahun lalu di kota Odesa, Ukraina selatan, menegaskan kembali dukungan negara-negara tersebut terhadap kedaulatan dan integritas teritorial Ukraina.
Von der Leyen mengatakan kunjungannya ke ibu kota Ukraina adalah kunjungan kesebelasnya selama perang. Eropa mengawasi niat Rusia di benua itu dan telah memberikan miliaran euro kepada Ukraina serta dukungan diplomatik.
Baca Juga: Drone Ukraina Kembali Hantam Fasilitas Minyak Rusia, Dua Tanker Minyak Terbakar
Von der Leyen mengatakan dia akan mengumumkan langkah-langkah baru menuju integrasi industri pertahanan Eropa dan Ukraina serta memberikan bantuan baru untuk mempersiapkan pertahanan udara Ukraina untuk musim dingin mendatang, ketika Rusia biasanya berusaha untuk melumpuhkan pasokan listrik Ukraina.
Kunjungan itu terjadi ketika para pejabat dan analis Barat mengatakan serangan drone dan rudal Ukraina yang semakin sering dan akurat menghantam target-target penting di dalam wilayah Rusia, sangat mengganggu jalur pasokan tentara Rusia dan menyebabkan kekurangan bahan bakar bagi warga sipil.
“Ini adalah momen istimewa,” kata Von der Leyen tentang kunjungannya.
“Ukraina telah membangun momentum militer yang kuat. Situasi mulai berubah,” tambahnya.
Kedaulatan Ukraina telah terancam sejak pasukan Rusia menduduki Krimea pada tahun 2014 dan Moskow secara ilegal mencaplok semenanjung tersebut.
Penulis : Tussie Ayu Editor : Edy-A.-Putra
Sumber : The Associated Press
- ursula von der leyen
- presiden komisi uni eropa
- Uni Eropa
- Ukraina
- Rusia
- Perang Ukraina Rusia






Komentar (0)