Atasi Keterbatasan APBD, Wamendagri Ribka Haluk Kawal Pembangunan Kawasan Pusat Pemerintahan di 4 DOB Papua Masuk Daftar PSN

tvonenews.com
7 jam lalu
Cover Berita

Jakarta, tvOnenews.com - Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri), Ribka Haluk menyatakan keseriusan pemerintah pusat dalam mengawal rencana pembangunan Kawasan Pusat Pemerintahan (KPP) di empat Daerah Otonomi Baru (DOB) Papua. 

Upaya ini dilakukan agar proyek pembangunan perkantoran inti di provinsi-provinsi baru tersebut dapat segera ditetapkan sebagai bagian dari Proyek Strategis Nasional (PSN).

Komitmen ini ditegaskan Ribka guna memastikan bahwa infrastruktur dasar pemerintahan di wilayah pemekaran Papua mendapat prioritas serta dukungan penuh dari negara, sehingga pelayanan publik di empat DOB tersebut dapat berjalan lebih optimal dan terakselerasi.

Ia berharap, langkah tersebut mampu memperkuat dukungan pendanaan dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN), mengingat kapasitas fiskal pemerintah daerah (Pemda) di provinsi baru masih sangat terbatas.

"Kami juga sedang lagi perjuangkan dengan Pak Menteri Dalam Negeri dan Komisi II DPR RI karena kita sangat mengetahui bahwa kekuatan fiskal APBD untuk seluruh provinsi saat ini memang lemah termasuk juga Provinsi Papua Selatan," ujarnya saat Rapat Koordinasi (Rakor) bersama Wakil Menteri Pekerjaan Umum (PU) dan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Provinsi Papua Selatan di Kantor Gubernur Papua Selatan, Kabupaten Merauke, Rabu (15/7).

Ribka menjelaskan, usulan tersebut kini telah memperoleh perhatian dari Kementerian PPN/Bappenas dan terus dikawal proses pembahasannya. 

Menurutnya, dukungan tersebut penting agar pembangunan infrastruktur pemerintahan di DOB dapat berlangsung secara berkelanjutan tanpa bergantung sepenuhnya pada kemampuan APBD.

Ia juga mengapresiasi capaian Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua Selatan yang dinilai berhasil mempercepat proses penataan pemerintahan sejak pembentukan daerah tersebut. 

Bahkan pembangunan fisik Kantor Gubernur, Kantor DPR Papua Selatan, serta Rumah Susun aparatur sipil negara (ASN) Papua Selatan telah selesai pada Desember 2025.

Di tengah keterbatasan fiskal, Ribka mendorong ASN di daerah untuk lebih proaktif membangun komunikasi dengan kementerian dan lembaga di tingkat pusat guna mempercepat penyelesaian berbagai kebutuhan pembangunan. 

Ia menegaskan bahwa Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) siap memberikan pendampingan dan memfasilitasi koordinasi tersebut kapan pun diperlukan.

"Kementerian Dalam Negeri itu orang tuanya pemerintah daerah, jadi kalau ada misalnya mau koordinasi di sana mengalami kesulitan, silakan WA (hubungi), Kementerian Dalam Negeri kita siap selalu fasilitasi 24 jam," ucapnya.


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Resmi! Kurniawan Dwi Yulianto Jadi Pelatih Indonesia All Stars Hadapi Aston Villa di SUGBK pada 1 Agustus 2026
• 8 jam lalu
0
thumb
Bagaimana Dampak Terburuk El Nino 2026 terhadap Indonesia
• 14 jam lalu
0
thumb
GPND Sumut Dukung Prananda Surya Paloh Jadi Ketua Umum
• 13 jam lalu
0
thumb
Link Live Streaming Japan Open 2026: Fajar/Fikri Lawan Popov Bersaudara, Ada 8 Wakil Indonesia Main
• 17 jam lalu
0
thumb
Hendak Menolong Korban Kecelakaan Beruntun di Bangkalan, Satu Orang Meninggal Tertabrak Truk
• 17 jam lalu
0
Berhasil disimpan.