Siapa Kandidat Kuat Pelatih Timnas Italia: Conte, Mancini, Guardiola, atau Pirlo?

harianfajar
1 jam lalu
Cover Berita

HARIAN.FAJAR.CO.ID, JAKARTA – Perburuan pelatih baru Timnas Italia memasuki fase paling menentukan. Empat nama besar masih bersaing memperebutkan kursi Gli Azzurri. Namun, satu kandidat diam-diam mulai berada di posisi terdepan. Keputusan FIGC diperkirakan akan menentukan arah baru sepak bola Italia.

Keempat nama yang bersaing: Antonio Conte, Roberto Mancini, Pep Guardiola, dan Andrea Pirlo. Siapa kandidat terkuat?

Federasi Sepak Bola Italia (FIGC) terus mematangkan proses pencarian pelatih kepala baru untuk memimpin Timnas Italia. Sejumlah nama berpengalaman masih dipertimbangkan. Akan tetapi, perkembangan Pirlo mendapat dukungan lebih kuat dibanding kandidat lainnya.

Laporan La Gazzetta dello Sport menyebut Presiden FIGC Giovanni Malagò tengah menggelar serangkaian pembahasan bersama Paolo Maldini yang kini menjabat sebagai Direktur Teknik sekaligus Kepala Club Italia, serta Leonardo sebagai penasihat federasi.

Ketiga tokoh tersebut dipercaya menyusun arah baru bagi Gli Azzurri, termasuk menentukan sosok yang dinilai paling tepat memimpin tim nasional pada periode mendatang.

Berbeda dengan proses sebelumnya, keputusan kali ini tidak sepenuhnya berada di tangan presiden federasi. Malagò memilih melibatkan Maldini dan Leonardo dalam proses seleksi sebagai bagian dari proyek pembaruan sepak bola Italia.

Setelah nama pilihan disepakati, keputusan itu akan disampaikan kepada Dewan FIGC tanpa melalui mekanisme pemungutan suara.

Malagò disebut telah memulai pembahasan intensif untuk menyusun daftar kandidat akhir. Targetnya, pelatih baru Italia dapat dipastikan dalam waktu dekat, bahkan berpeluang diumumkan pada pekan depan.

Empat Nama Masih Bertahan

Hingga saat ini terdapat empat pelatih yang masih masuk dalam radar FIGC, yakni Antonio Conte, Roberto Mancini, Pep Guardiola, dan Andrea Pirlo.

Antonio Conte tetap menjadi salah satu kandidat berkat rekam jejaknya yang kaya pengalaman. Meski demikian, peluang mantan pelatih Timnas Italia itu disebut mulai menurun karena adanya perbedaan pandangan mengenai proyek jangka panjang yang tengah disusun oleh Maldini dan Leonardo.

Sementara itu, Roberto Mancini juga belum tersingkir dari persaingan. Pelatih yang membawa Italia menjuarai Euro 2020 itu dikabarkan siap kembali apabila mendapat kepercayaan untuk memimpin Gli Azzurri sekali lagi.

Hubungan baik Mancini dengan Giovanni Malagò disebut menjadi salah satu faktor yang membuat peluangnya tetap terbuka.

Nama Pep Guardiola pun masih menghiasi daftar kandidat. Pelatih asal Spanyol itu diyakini mampu membawa perubahan besar lewat filosofi permainan modern yang telah terbukti sukses di berbagai klub elite Eropa.

Namun, peluang menghadirkan Guardiola dinilai tidak sederhana. Status kontraknya serta kebutuhan finansial yang sangat besar menjadi tantangan utama bagi FIGC apabila ingin merekrutnya.

Pirlo Semakin Menguat

Di tengah persaingan nama-nama besar tersebut, Andrea Pirlo justru disebut mengalami peningkatan dukungan dalam pembahasan internal federasi.

Maldini dan Leonardo dikabarkan menilai mantan maestro lini tengah Italia itu memiliki kombinasi ideal antara pemahaman terhadap identitas sepak bola Italia dan keberanian menerapkan pendekatan modern.

Pengalaman panjang Pirlo bersama Gli Azzurri sebagai pemain dianggap menjadi nilai tambah yang tidak dimiliki semua kandidat.

Meski pengalaman melatihnya belum sebanyak Conte, Mancini, maupun Guardiola, pria berusia 47 tahun itu dinilai memiliki karakter yang sejalan dengan visi baru FIGC dalam membangun tim nasional.

Karena alasan tersebut, nama Pirlo terus menguat menjelang keputusan akhir.

Dalam beberapa hari ke depan, Giovanni Malagò bersama Paolo Maldini dan Leonardo akan melanjutkan diskusi sebelum menetapkan pilihan final.

Siapa pun yang nantinya dipercaya memimpin Timnas Italia akan menghadapi tantangan besar untuk mengembalikan Gli Azzurri menjadi kekuatan utama sepak bola dunia. Harapan publik Italia kini tertuju pada sosok yang mampu membawa tim tampil lebih konsisten sekaligus membuka era baru setelah periode yang penuh dinamika. (*)


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Gus Yahya Tanggapi Cak Imin soal PBNU Butuh Pemimpin Baru: Beliau Mungkin Kurang Mengerti tentang NU
• 13 jam lalu
0
thumb
Ahli Hukum Persoalkan Bukti Penetapan Tersangka Roy Suryo
• 21 jam lalu
0
thumb
DEN Sampaikan Penguatan Ekonomi dan Transformasi Digital ke Prabowo
• 22 jam lalu
0
thumb
Daftar Pemain Absen di Pertandingan Inggris vs Argentina: Messi Cs Full Team
• 1 jam lalu
0
thumb
Iran dan AS saling baku tembak di Selat Hormuz
• 11 jam lalu
0
Berhasil disimpan.