Topang Distribusi Logistik Pangan, Menko Zulhas Apresiasi TUKS milik Petrokimia Gresik

viva.co.id
3 jam lalu
Cover Berita

Jakarta, VIVA – Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan alias Zulhas mengatakan, ketahanan pangan tidak hanya ditentukan oleh hasil produksi.

Menurutnya, sistem logistik yang andal juga menjadi kunci, agar pangan dapat menjangkau seluruh wilayah Indonesia secara efektif dan efisien.

Baca Juga :
Di Tengah Industri Ultra-Processed Food, Kebijakan Pangan Nasional Didorong Tetap Berbasis Sains
33,2 juta KPM Lanjut Terima Bantuan Pangan hingga September 2026, Bapanas Sebut Stabilkan Harga Beras

“Pelabuhan adalah simpul strategis yang menghubungkan produksi, distribusi, hingga ketersediaan pangan di seluruh Indonesia," kata Zulhas dalam keterangannya, Rabu, 15 Juli 2026.

Petrokimia Gresik
Photo :
  • [Istimewa]

"Karena itu, transformasi pelabuhan menuju ekosistem yang hijau dan cerdas bukan lagi sebuah pilihan, melainkan sebuah keharusan,” ujarnya.

Karena itulah, Terminal Untuk Kepentingan Sendiri (TUKS) milik Petrokimia Gresik meraih predikat pelabuhan terbaik nasional, dalam asesmen Green and Smart Port pada ajang Green and Smart Port Initiatives (GSPI) Aman, Sehat, Resik, dan Indah (ASRI) 2026.

Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Zulhas, dalam puncak acara GSPI ASRI 2026 yang turut dihadiri jajaran Menteri Kabinet Merah Putih lainnya.

Direktur Utama Petrokimia Gresik, Daconi Khotob mengatakan, penghargaan tersebut merupakan pengakuan atas komitmen perusahaan dalam mengembangkan pengelolaan kepelabuhanan, yang tidak hanya andal dari sisi operasional. Tapi juga mengedepankan keselamatan, keberlanjutan, inovasi, dan digitalisasi.

“Bagi kami, kepelabuhanan merupakan infrastruktur strategis yang memastikan kelancaran pasokan bahan baku bagi proses produksi serta distribusi pupuk ke berbagai wilayah Indonesia, guna mendukung kedaulatan pangan nasional," kata Daconi.

"Penghargaan ini menjadi apresiasi atas kerja keras seluruh insan Petrokimia Gresik dan dukungan para pemangku kepentingan dalam menghadirkan pengelolaan kepelabuhanan yang semakin hijau, cerdas, dan berdaya saing,” ujarnya.

Berdasarkan hasil asesmen Green and Smart Port (GSP), TUKS Petrokimia Gresik berhasil meraih predikat pelabuhan terbaik nasional. Penilaian dilakukan secara komprehensif berdasarkan Green and Smart Port Guidelines 3.0/2023, yang mengacu pada regulasi nasional dan praktik terbaik internasional.

Predikat pelabuhan terbaik nasional tersebut berhasil diraih, setelah TUKS Petrokimia Gresik mencatatkan nilai akhir 94 persen pada asesmen Green and Smart Port (GSP), meningkat dibandingkan capaian 82 persen pada 2022.

Pencapaian tersebut merupakan hasil penerapan prinsip Green and Smart Port secara konsisten melalui penguatan tata kelola kepelabuhanan, efisiensi energi, sistem operasional berbasis digital yang terintegrasi, serta inovasi berkelanjutan untuk mendukung kelancaran pasokan bahan baku bagi proses produksi serta distribusi pupuk ke berbagai wilayah Indonesia.

Baca Juga :
Hadapi Risiko Kemarau dan El Nino, Indef Dorong Pemerintah Perkuat Cadangan Pangan
Angkutan Retail KAI Logistik Naik 17 Persen Sepanjang Semester I-2026, Ini Pendorongnya
Perkuat Sektor Pangan Lokal dan Gizi Masyarakat RI, TikTok Kampanyekan Makan Dengan Makna

Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Eksepsi Ditolak, Richard Lee Janji Siapkan Bukti Akurat
• 20 jam lalu
0
thumb
KPK Geledah Rumah Anggota BPK RI terkait Perkara Bupati Muara Enim
• 20 jam lalu
0
thumb
Legislator Dorong Pembangunan Shelter Ojol di Tiap Kecamatan
• 19 jam lalu
0
thumb
Rencana Tuchel Redam Messi Jelang Inggris vs Argentina: Saya Terpikir Melakukan Zonal Marking
• 7 jam lalu
0
thumb
Penjualan Tiket Awal MotoGP Indonesia 2026 Ludes, ITDC Kantongi Rp2,4 Miliar
• 6 jam lalu
0
Berhasil disimpan.