Jakarta (ANTARA) - Kepala Staf Kepresidenan Jenderal TNI (Purn.) Dudung Abdurachman mengatakan pemerintah ingin memastikan anak-anak memperoleh layanan pendidikan dan pemenuhan gizi sejak hari pertama kembali ke sekolah.
Menurut keterangan Kantor Staf Presiden (KSP) yang diterima di Jakarta, Rabu, Kepala Staf Kepresidenan Dudung meninjau SDN 3 Ciseureuh, Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat, Senin (13/7), untuk melihat pelaksanaan Makan Bergizi Gratis (MBG) sekaligus dimulainya tahun ajaran baru.
"Kita ingin memastikan bahwa pada hari pertama mereka belajar, asupan nutrisi yang sehat dan bergizi melalui program MBG ini langsung menyapa mereka tanpa kendala. Saya antar langsung dari SPPG ke SDN 3 untuk memastikan kesiapan tim di lapangan," kata Dudung.
Mengikuti upacara bendera bersama guru dan siswa SDN 3 Ciseureuh, Dudung mengajak seluruh warga sekolah menjadikan hari pertama masuk sekolah sebagai awal yang baik untuk membangun semangat belajar serta menciptakan lingkungan pendidikan yang aman dan menyenangkan bagi anak.
"Mari kita jadikan masa pengenalan lingkungan sekolah ini sebagai pengalaman yang ramah anak, sehingga sekolah menjadi tempat yang aman, nyaman, menyenangkan, sekaligus membentuk generasi yang sehat, cerdas, dan berkarakter," ujar Dudung menambahkan.
Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) 2021–2023 itu juga menyempatkan diri berinteraksi dengan para siswa.
Dudung menyapa mereka, menanyakan cita-cita yang ingin diraih, serta memberikan motivasi agar terus rajin belajar.
Dudung juga mendoakan agar seluruh siswa diberikan kemudahan dalam menempuh pendidikan dan mampu meraih cita-cita yang mereka impikan.
Kehadiran Kepala Staf Kepresidenan di SDN 3 Ciseureuh merupakan bagian dari pelaksanaan tugas Kantor Staf Presiden dalam mendukung pengawalan implementasi Program Prioritas Presiden melalui pengawasan di lapangan.
Momentum hari pertama sekolah dimanfaatkan untuk memastikan pelaksanaan kebijakan berjalan dengan baik sekaligus memberikan semangat kepada para peserta didik dalam memulai tahun ajaran baru.
Baca juga: KSP pastikan program MBG berjalan optimal pada awal tahun ajaran
Baca juga: KSP pastikan masukan penerima manfaat jadi bagian evaluasi MBG
Menurut keterangan Kantor Staf Presiden (KSP) yang diterima di Jakarta, Rabu, Kepala Staf Kepresidenan Dudung meninjau SDN 3 Ciseureuh, Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat, Senin (13/7), untuk melihat pelaksanaan Makan Bergizi Gratis (MBG) sekaligus dimulainya tahun ajaran baru.
"Kita ingin memastikan bahwa pada hari pertama mereka belajar, asupan nutrisi yang sehat dan bergizi melalui program MBG ini langsung menyapa mereka tanpa kendala. Saya antar langsung dari SPPG ke SDN 3 untuk memastikan kesiapan tim di lapangan," kata Dudung.
Mengikuti upacara bendera bersama guru dan siswa SDN 3 Ciseureuh, Dudung mengajak seluruh warga sekolah menjadikan hari pertama masuk sekolah sebagai awal yang baik untuk membangun semangat belajar serta menciptakan lingkungan pendidikan yang aman dan menyenangkan bagi anak.
"Mari kita jadikan masa pengenalan lingkungan sekolah ini sebagai pengalaman yang ramah anak, sehingga sekolah menjadi tempat yang aman, nyaman, menyenangkan, sekaligus membentuk generasi yang sehat, cerdas, dan berkarakter," ujar Dudung menambahkan.
Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) 2021–2023 itu juga menyempatkan diri berinteraksi dengan para siswa.
Dudung menyapa mereka, menanyakan cita-cita yang ingin diraih, serta memberikan motivasi agar terus rajin belajar.
Dudung juga mendoakan agar seluruh siswa diberikan kemudahan dalam menempuh pendidikan dan mampu meraih cita-cita yang mereka impikan.
Kehadiran Kepala Staf Kepresidenan di SDN 3 Ciseureuh merupakan bagian dari pelaksanaan tugas Kantor Staf Presiden dalam mendukung pengawalan implementasi Program Prioritas Presiden melalui pengawasan di lapangan.
Momentum hari pertama sekolah dimanfaatkan untuk memastikan pelaksanaan kebijakan berjalan dengan baik sekaligus memberikan semangat kepada para peserta didik dalam memulai tahun ajaran baru.
Baca juga: KSP pastikan program MBG berjalan optimal pada awal tahun ajaran
Baca juga: KSP pastikan masukan penerima manfaat jadi bagian evaluasi MBG






Komentar (0)