TMMIN Serahkan Mesin 2TR-FE dan 2GD-FTV ke SMK di Lombok

kumparan.com
2 jam lalu
Cover Berita

PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia (TMMIN) menyerahkan donasi unit mesin (engine assy) generasi terkini kepada SMK Negeri 1 Jonggat (Lombok Tengah) dan SMK Negeri 2 Kuripan (Lombok Barat).

Langkah ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi motor otomotif (power train) siswa melalui sinkronisasi bahan ajar berbasis teknologi aktual.

Dalam penyerahan yang dipimpin langsung oleh Presiden Direktur TMMIN, Nandi Julyanto, perusahaan mendonasikan dua tipe mesin dengan karakteristik teknologi yang berbeda sebagai alat peraga dan simulasi troubleshooting bagi siswa.

SMKN 1 Jonggat menerima 1 unit mesin Toyota seri 2TR (Bensin). Mesin 4-silinder segaris DOHC ini mengadopsi teknologi Dual VVT-i (Variable Valve Timing-intelligent) yang merepresentasikan sistem kontrol katup variabel modern untuk efisiensi termal dan optimalisasi performa.

Sementara itu, SMKN 2 Kuripan menerima 1 unit mesin Toyota seri 2GD (diesel). Mesin diesel Common Rail ini dilengkapi dengan Variable Nozzle Turbocharger (VNT) dan Intercooler, yang menjadi standar dalam teknologi mesin diesel modern dengan emisi rendah dan torsi tinggi.

Adapun kehadiran mesin seri 2TR dan 2GD ini akan difokuskan sebagai bahan ajar utama dalam pemenuhan kurikulum Teknik Kendaraan Ringan Otomotif (TKRO), khususnya pada modul pembelajaran:

Sistem Manajemen Mesin (Engine Management System /EMS): Pembacaan sensor, tata letak aktuator, serta diagnosis sistem injeksi bensin elektronik (EFI) dan common rail diesel menggunakan scanner diagnostic tool.

Mekanisme Katup dan Sistem Induksi Udara: Praktik langsung mengenai mekanisme kerja Dual VVT-i serta sistem pemampatan udara pada Variable Nozzle Turbocharger (VNT).

Perawatan Berkala dan Overhaul: Melatih psikomotorik siswa dalam melakukan bongkar-pasang (disassembly/assembly) komponen internal mesin sesuai dengan Standard Operating Procedure (SOP) dan Workshop Manual standar manufaktur.

"Pendidikan vokasi harus bergerak selaras dengan perkembangan teknologi di pabrik. Melalui donasi mesin seri 2TR dan 2GD ini, kami ingin memastikan siswa SMK di Lombok tidak hanya belajar teori motor bakar konvensional, melainkan langsung berinteraksi dengan arsitektur mesin modern yang hari ini beredar luas di pasar global," ujar Nandi Julyanto.

Selain penyerahan hardware berupa mesin, TMMIN juga mengintegrasikan program Vocational School Development untuk menyelaraskan aspek software (kurikulum). Pembelajaran praktik di bengkel SMK akan disesuaikan dengan standar Industrial Culture Implementation yang diterapkan di pabrik TMMIN.

Siswa akan dibiasakan dengan budaya kerja industri seperti penerapan 5S (Seiri, Seiton, Seiso, Seiketsu, Shitsuke), aspek keselamatan kerja (K3/hukum Safety), penggunaan alat ukur presisi (jangka sorong, micrometer, dial gauge), hingga kepatuhan mutlak terhadap Standard Operation Sheet (SOS).

Hingga saat ini, TMMIN telah membina 29 SMK di Pulau Jawa dan kini mulai mengekspansi program standardisasi teknis ini ke wilayah Nusa Tenggara Barat. Melalui penguatan fasilitas bahan ajar mesin seri advanced ini, diharapkan ekosistem pendidikan vokasi di Lombok mampu melahirkan teknisi-teknisi andal yang siap pakai (ready-to-work) dan memiliki daya saing tinggi di industri.


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Innalillahi Dokter PPDS di Riau Ditemukan Meninggal Dunia di Semak-semak, Baru Sepekan Bertugas di RSUD Siak
• 3 jam lalu
0
thumb
DPR Soal Calon Jampidsus: Siapapun Pilihan Jaksa Agung, Itu yang Terbaik
• 1 jam lalu
0
thumb
Daeng Manye Tinjau Lokasi Jembatan Garassi, Konektivitas Mappakasunggu-Mangarabombang Segera Diperkuat
• 59 menit lalu
0
thumb
AI Kini Tangani 75 Ribu Permintaan Pelanggan Tiket.com per Bulan, Naik 650%
• 1 jam lalu
0
thumb
Dulu Ramai Pemancing dan Bocah Berenang, Kini Pesisir Muara Baru Penuh Puing dan Sampah
• 20 jam lalu
0
Berhasil disimpan.