Washington (ANTARA) - Militer AS pada hari Selasa mengumumkan dimulainya kembali blokade di Selat Hormuz.
"Pasukan AS kembali memberlakukan blokade laut terhadap kapal-kapal yang transit menuju dan dari pelabuhan serta wilayah pesisir Iran pada hari ini pukul 16.00 Eastern Time (Rabu, pukul 03.00 WIB)," ungkap Komando Pusat (CENTCOM) AS dalam sebuah pernyataan yang diunggah di platform media sosial X.
"Saat ini, terdapat lebih dari 20 kapal perang Angkatan Laut AS dan ratusan pesawat militer yang beroperasi di seluruh Timur Tengah. Pasukan Amerika tetap waspada, mematikan, dan siap siaga," imbuh pernyataan tersebut.
Pasukan AS melancarkan gelombang serangan tambahan terhadap target-target Iran, satu jam sebelum kembali memberlakukan blokade di selat tersebut, menurut Komando Pusat AS.
Sebelumnya pada Selasa, Presiden AS Donald Trump menuturkan Selat Hormuz terbuka bagi seluruh lalu lintas kapal kecuali bagi Iran, sementara blokade laut akan terus dilanjutkan.
"Oleh karena itu, kami akan memberlakukan Blokade PENUH, namun hanya terhadap Kapal-Kapal yang berlayar menuju dan dari pelabuhan Iran, atau membawa kargo Iran," ujar Trump dalam sebuah unggahan di Truth Social.
"Pasukan AS kembali memberlakukan blokade laut terhadap kapal-kapal yang transit menuju dan dari pelabuhan serta wilayah pesisir Iran pada hari ini pukul 16.00 Eastern Time (Rabu, pukul 03.00 WIB)," ungkap Komando Pusat (CENTCOM) AS dalam sebuah pernyataan yang diunggah di platform media sosial X.
"Saat ini, terdapat lebih dari 20 kapal perang Angkatan Laut AS dan ratusan pesawat militer yang beroperasi di seluruh Timur Tengah. Pasukan Amerika tetap waspada, mematikan, dan siap siaga," imbuh pernyataan tersebut.
Pasukan AS melancarkan gelombang serangan tambahan terhadap target-target Iran, satu jam sebelum kembali memberlakukan blokade di selat tersebut, menurut Komando Pusat AS.
Sebelumnya pada Selasa, Presiden AS Donald Trump menuturkan Selat Hormuz terbuka bagi seluruh lalu lintas kapal kecuali bagi Iran, sementara blokade laut akan terus dilanjutkan.
"Oleh karena itu, kami akan memberlakukan Blokade PENUH, namun hanya terhadap Kapal-Kapal yang berlayar menuju dan dari pelabuhan Iran, atau membawa kargo Iran," ujar Trump dalam sebuah unggahan di Truth Social.






Komentar (0)