Juru Bicara Markas Pusat Khatam Al-Anbiya Ebrahim Zolfaghari menegaskan bahwa Iran tidak akan mengizinkan Amerika Serikat (AS) mencampuri pengelolaan Selat Hormuz dalam keadaan apa pun. Iran menuding AS telah berulang kali melakukan tindakan kejahatan.
"Petualangan dan tindakan jahat berulang kali yang dilakukan Amerika Serikat untuk mencampuri pengelolaan Selat Hormuz, telah secara serius membahayakan keamanan kawasan, perdagangan internasional, serta lalu lintas kapal tanker minyak dan kapal komersial," ujarnya dalam tayangan Metro Hari Ini Metro TV, Selasa 14 Juli 2026.
"Menyusul peringatan kami sebelumnya, dalam keadaan apa pun kami tidak akan membiarkan, dan tidak akan pernah memberikan izin kepada Amerika Serikat untuk mencampuri pengelolaan Selat Hormuz," kata Zolfaghari.
Baca Juga :
Negara-Negara Teluk Kecam Serangan Iran terhadap Dua Kapal Tanker UEA"Angkatan Bersenjata Republik Islam Iran akan menindak dengan sangat tegas setiap bentuk gangguan dan ketidakamanan terhadap jalur perlintasan kapal komersial serta tanker minyak yang dilakukan oleh militer agresor dan perompak Amerika, yang melintas di luar rute yang telah ditentukan oleh Iran serta tanpa izin dari Angkatan Bersenjata Iran," katanya.
"Tindakan tegas dan kuat dari IRGC serta Angkatan Bersenjata Republik Islam Iran dalam beberapa hari terakhir merupakan bukti nyata dari penegasan ini," ucapnya.





Komentar (0)