Lebih Dari 14.000 Orang Tewas Akibata Gelombang Panas di Eropa

tvonenews.com
13 jam lalu
Cover Berita

tvOnenews.com - Sedikitnya 14.000 orang meninggal di enam negara Eropa yang paling terdampak gelombang panas pada akhir Juni, jauh di atas tingkat kematian normal, lapor Politico.

Pada paruh kedua Juni, sekitar 2.000 kematian dini tercatat di Prancis, 1.740 di Belgia, 6.800 di Jerman, dan 480 di Belanda, ungkap laporan yang dirilis Senin.

Spanyol dan Inggris juga terdampak gelombang panas dengan masing-masing sekitar 810 dan 2.200 kematian selama periode yang sama.

Laporan tersebut menyebut kematian itu diduga berkaitan dengan gelombang panas karena para peneliti tidak menemukan penyebab lain atau ancaman kesehatan masyarakat yang dapat menjelaskan lonjakan kematian tersebut.

Gelombang panas ekstrem melanda Eropa sejak pertengahan Juni, dengan suhu di sejumlah negara mendekati, bahkan di beberapa wilayah melampaui, 40 derajat Celsius.

Pada pekan terakhir Juni, sejumlah negara Eropa mencatat rekor suhu tertinggi baru selama periode gelombang panas.(chm)

 


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Foto: Kerja Lembur Hingga Malam, Penumpang KRL Bermalam di Stasiun Cikarang
• 5 jam lalu
0
thumb
Krisis Murid, SD Negeri di Kudus Hanya Punya 2 Siswa Baru Tahun Ini
• 1 jam lalu
0
thumb
Bupati Tulang Bawang Lantik 63 Pejabat Fungsional, Tekankan Integritas ASN
• 7 jam lalu
0
thumb
Nilai Tukar Rupiah Dibuka Menguat Rp18.065 per dolar AS Usai Rilis Data Inflasi AS
• 6 jam lalu
0
thumb
QRIS Internasional Permudah Transaksi Wisatawan Indonesia di Luar Negeri
• 7 jam lalu
0
Berhasil disimpan.