"Angkot di Bogor Memang Semrawut, ya"

kompas.com
6 jam lalu
Cover Berita

BOGOR, KOMPAS.com - Warga Kota Bogor tidak mempermasalahkan program penghapusan angkot tua yang berusia di atas 20 tahun.

Salah satu penumpang angkot trayek 03, Jeyani (64) mendukung penertiban angkot di jalanan.

Selain itu, dia menilai, angkot di Kota Bogor selalu mengetem untuk menunggu penumpang yang menyebabkan penumpukan di sepanjang jalan.

Baca juga: Cari Makan dari Mana Kalau Bukan dari Sini, Keluh Sopir Angkot Tua Bogor Usai Kena Razia

"Ya, ada baiknya kalau memang lebih baik kenapa tidak, gitu loh. Kalau angkot tuh memang semrawut ya. Enggak teratur gitu loh," kata Jeyani saat ditemui Kompas.com di Jalan Mayor Oking, pada Selasa (14/7/2026).

Jeyani menuturkan, angkot yang dihapus oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor tidak akan terlalu berdampak pada transportasi kesehariannya.

Sebab, dirinya dapat menggunakan moda transportasi lain seperti ojek online atau diantar keluarga untuk melakukan aktivitasnya.

"Biasanya saya kalau ke pengajian itu naik angkot. Kadang-kadang juga bawa kendaraan sendiri, kadang-kadang diantar. Ya enggak mesti naik angkot," tutur dia.

Penumpang lainnya, Qoriyati (39) mempersilakan Pemkot Bogor untuk menghapus angkot tua demi keselamatan penumpang.

"Kalau tujuannya emang buat kebaikan sih saya mah enggak apa-apa kalau buat keselamatan, enggak bahaya juga ke kita (penumpang)," kata Qoriyati saat ditemui Kompas.com, pada Selasa.

Ia terbiasa menggunakan trayek 03 untuk melakukan rekreasi bersama anaknya ke Alun-alun Kota Bogor dari area rumahnya di dekat Yonif 315.

Baca juga: Aksi Sleding Pagar Pedagang Ketoprak Bogor Viral, Omzet Naik hingga Rp 1 Juta Sehari

Ia mengaku lebih nyaman menggunakan angkot karena dapat mengajak anaknya pergi bersama.

"Emang sih ada gitu ya motor, tapi saya lebih lebih enak naik angkot, gitu," ujar dia.

Warga lainnya, Alta (27) masih menggunakan angkot dari Gunung Batu ke Stasiun untuk pergi bekerja ke Jakarta.

Menurutnya, Pemkot Bogor yang melakukan penghapusan angkot tua demi keselamatan penumpang dan lebih enak dipandang.

.ads-partner-wrap > div { background: transparent; } #div-gpt-ad-Zone_OSM { position: sticky; position: -webkit-sticky; width:100%; height:100%; display:-webkit-box; display:-ms-flexbox; display:flex; -webkit-box-align:center; -ms-flex-align:center; align-items:center; -webkit-box-pack:center; -ms-flex-pack:center; justify-content:center; top: 100px; }

Sebab, angkot tua yang masih mengaspal dinilai tidak elok karena bodinya berkarat.


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Ketua MPR Muzani Ungkap Iran Mau Undang Prabowo ke Teheran
• 12 jam lalu
0
thumb
Prabowo Bertemu Luhut di Hambalang, Bahas Ekonomi Nasional-GovTech
• 10 jam lalu
0
thumb
Membangun Transportasi Tahan Iklim
• 16 jam lalu
0
thumb
KM Sewindu Kandas, 253 Penumpang Dievakuasi
• 19 jam lalu
0
thumb
630 Pemuda di Tulungagung Terpapar Positif HIV-AIDS
• 3 jam lalu
0
Berhasil disimpan.