UI dorong kapabilitas aparatur desa melalui Kepala Desa Masuk Kampus

antaranews.com
18 jam lalu
Cover Berita
Depok (ANTARA) - Universitas Indonesia (UI) menegaskan komitmennya sebagai kampus kolaboratif dalam menyediakan wadah pendidikan berkualitas guna mendongkrak kapabilitas aparatur desa melalui Kepala Desa Masuk Kampus (KDMK).

Wakil Rektor UI Bidang Riset, Inovasi, Mahasiswa dan Alumni, Hamdi Muluk di Depok, Selasa, mengatakan smart village hanya akan terwujud melalui sinergi metode ilmiah kampus dan kearifan lokal lapangan untuk merealisasikan enam pilar pemerintahan desa berdampak.

Ia menekankan pentingnya proses unlocking atau membuka sumbat potensi kepemimpinan desa melalui program ini.

Baca juga: Kemendagri gandeng UI tingkatkan kapasitas kepala desa

“Saatnya kepala desa masuk kampus untuk menimba ilmu, bukan demi mengejar gelar akademik, melainkan sebagai langkah nyata membuka ruang bertukar gagasan, serta memastikan para kepala desa pulang dengan peta jalan inovasi dan jejaring kuat yang siap diimplementasikan demi kemajuan bangsa,” kata Hamdi.

Ia menambahkan keberhasilan program tidak diukur dari sertifikat, melainkan perubahan nyata di masyarakat melalui efek domino yang dimulai dari bootcamp intensif, eksekusi proyek perubahan di desa selama 6–8 minggu, hingga audit sosial oleh warga.

Menteri Dalam Negeri RI Tito Karnavian mengatakan program KDMK bertujuan menyamakan standar kompetensi manajerial, kepemimpinan publik, dan literasi kebijakan para kepala desa yang memiliki latar belakang pendidikan bervariasi, dimana sekitar 61 persen merupakan lulusan SMA.

Lewat program intensif yang menyasar ratusan kepala desa dari berbagai daerah ini, UI menginisiasi penyeragaman kompetensi demi menguatkan fondasi menuju smart village, sekaligus mencetak pemimpin publik modern yang mampu mengelola administrasi secara profesional demi kesejahteraan warga.

Mendagri mengapresiasi terobosan UI yang dinilai krusial untuk mencegah ketimpangan pembangunan antara kota dan desa.

Baca juga: BPHN-MA tingkatkan kapasitas kepala desa di Paralegal Justice Award

Baca juga: Mendagri: Kades kompeten hadirkan desa mandiri dan bendung urbanisasi

Tito mengingatkan pentingnya memperkuat desa dengan merefleksikan fenomena urbanisasi ekstrem di Jepang dan Seoul yang memicu penyusutan penduduk hingga membuat pedesaan menjadi mati.

Lebih lanjut, Tito menjelaskan Kemendagri secara khusus memilih bekerja sama dengan UI sebagai kampus terbaik di Indonesia yang memiliki kualitas akademis mumpuni.

Melalui modul kepemimpinan, manajemen, dan inovasi yang diajarkan di sini. Ia berharap kerja sama ini mampu menambah kemampuan para kepala desa, sehingga pengelolaan anggaran pembangunan dari pusat dapat dieksekusi secara transparan, akurat, dan memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat.



Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Maruarar Sirait dan Nusron Wahid Luncurkan Program Sertifikasi Gratis untuk MBR yang Terintegrasi dengan Bedah Rumah dan KUR
• 11 jam lalu
0
thumb
Rating Kredit RI Dipertahankan S&P, Purbaya Kasih Sinyal Beli Saham & Jual Dolar
• 23 jam lalu
0
thumb
DPR minta pemerintah tingkatkan KPI guna perbaiki mentalitas ASN
• 2 jam lalu
0
thumb
Mbak Wali Resmikan Gedung I RSUD Gambiran, Layanan Kesehatan Kota Kediri Makin Lengkap dan Modern
• 19 jam lalu
0
thumb
Gempa M 6,2 Guncang Kepulauan Sangihe Sulut
• 15 jam lalu
0
Berhasil disimpan.