Jakarta: PT Freeport Indonesia menargetkan produksi emas mencapai 1,4 juta ons atau sekitar 43 ton dan produksi tembaga sebesar 1,6 miliar pon pada 2028. Target tersebut dipasang seiring proyeksi pemulihan penuh tambang bawah tanah Grasberg Block Cave (GBC) setelah insiden longsor pada 2025.
"2028 terjadi peningkatan juga, jadi 1,6 miliar pon tembaga dan 1,4 juta ons emas atau 43 ton emas," ungkap Presiden Direktur PT Freeport Indonesia Tony Wenas dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan Komisi XII DPR RI di Jakarta, dikutip dari Antara, Selasa, 14 Juli 2026.
Tony menjelaskan peningkatan produksi emas dan tembaga akan diikuti kenaikan aktivitas penambangan bijih. Pada 2028, rata-rata penambangan bijih ditargetkan mencapai 208 ribu ton per hari, naik dibandingkan target 2027 yang sebesar 170 ribu ton per hari.
Menurut Tony, peningkatan tersebut didorong pemulihan kapasitas produksi tambang setelah longsor yang terjadi di area tambang bawah tanah GBC di Mimika, Papua Tengah, pada 8 September 2025.
Pada semester I-2026, kapasitas produksi GBC masih berada di kisaran 50 persen dari kondisi normal pascalongsor. Kapasitas tersebut diperkirakan meningkat menjadi 65 persen pada semester II-2026.
Baca Juga :
Perluas Akses Air Bersih untuk Masyarakat, Freeport Indonesia Hibahkan 11 KM Pipa kepada Pemkab Mimika(Ilustrasi tambang Freeport di Indonesia. Foto: dok MI)
Target pulih penuh di 2027
Freeport menargetkan kapasitas produksi tambang mulai pulih menjadi 75 persen pada semester I-2027 dan mencapai 100 persen sepanjang semester II-2027.
"2029 penambangan bijih sudah mencapai 226 ribu ton per hari. Itu adalah tahap level normal atau 100 persen dari produksi kami," kata Tony.
Pada 2026, Freeport merencanakan penambangan bijih sebesar 124 ribu ton per hari, lebih rendah dibandingkan realisasi 2025 yang mencapai 139 ribu ton per hari.
Pada tahun yang sama, produksi logam diperkirakan mencapai sekitar 800 juta pon tembaga dan 700 ribu ons emas atau sekitar 21 ton emas.
"2026 itu, jumlah logam yang akan kami hasilkan kira-kira 800 juta pon tembaga dan 700 ribu ons emas atau 21 ton emas," beber Tony.





Komentar (0)